Breaking News:

Usai Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pabrik Bulu Mata, Bupati Acep Blusukan Pantau Kegiatan Warga 

Memasuki penghunjung masa PPKM Darurat. Bupati Kuningan H Acep Purnama komitmen dalam pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kuningan. 

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Usai Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pabrik Bulu Mata, Bupati Acep Blusukan Pantau Kegiatan Warga  

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Memasuki penghunjung masa PPKM Darurat. Bupati Kuningan H Acep Purnama komitmen dalam pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kuningan. 

“Iya tadi pagi saya pantau pelaksanaan vaksinasi di pabrik bulu mata di Desa Ciomas dan melanjutkan pemantauan aktivitas warga di daerah di masa PPKM saat ini,” kata Bupati Acep saat menyampaikan kepada TribunCirebon.com, Sabtu (31/7/2021).

Selanjutnya, kata Acep menerangkan saat melangsungkan kegiatan di akhir pekan Bulan Juli 2021. 

Baca juga: Serbuan Vaksin Covid-19 di Ponpes Husnul Khotimah Kuningan, Danrem 063 SGJ Cirebon: Warga Antusias

“Saya tadi mengunjungi Desa Cipedes, dimana sebelumnya desa itu telah di pnatau oleh Dinas Pariwisata dalam pengembangan potensi wisata alam desa setempat,” kata Orang pertama di Kuningan yang hobi otomatif.

Acep menyebut Desa Cipedes itu sangat berpotensi dalam pengembangan objek wisata alam. Hal itu tentu harus di dukung dengan akses atau fasilitas umum lainnya.

“Ya tadi kita lihat beberapa ruas jalan sebagai akses kendaraan disana masih terjadi kerusakan. Ini tentu menjadi perhatian untuk perbaikan, dan mudah – mudahan di tahun mendatang bisa dilaksanakan sehingga fasilitas umum bisa jadi modal pengembangan sektor kehidupan masyarakat disana,” ungkapnya. 

Baca juga: PPKM Darurat, Warga Adat Karuhun Urang Sunda Wiwitan di Kuningan Tetap Gelar Ritual Seren Taun

Terlepas itu, kata Acep untuk masa PPKM di Kuningan akan berakhir pada tanggal 3 Agustus 2021 dan ini akan dilakuakan evaluasi. 

“Informasi tadi dari Pak Luhut bahwa kondisi Kuningan itu berada di level 4. Padahal laporan dari Jawa Barat, Kuningan ini sangat bagus dalam penanganan Covid-19.

Kondisi jumlah angka kematian sedikit, kesadaran warga terhadap Prokes sangat bagus dan antusias warga dalam melakukan vaksinasi juga baik.

"Dengan ada penilaian bahwa Kuningan level 4, saya kira itu salah infut data dan nanti akan di komunikasi dengan Pak Kalak (Kepala Pelaksana BPBD),” ungkapnya seraya menambahkan bahwa saat keliling tadi mengemudi Mobil Hardtopnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved