Breaking News:

Sekda Kota Cirebon Sebut BOR Rumah Sakit di Kota Wali Menurun Hingga 71 Persen

tingkat keterisian rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Udang rata-rata hariannya mencapai 71 persen.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Facebook/RSD Gunung Jati Kota Cirebon
Tampak depan gedung RSD Gunung Jati Kota Cirebon. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit di Kota Cirebon mencapai lebih dari 90 persen beberapa waktu lalu.

Namun, Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menyebut kini BOR rumah sakit di Kota Cirebon kian menurun.

Menurut dia, tingkat keterisian rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Udang rata-rata hariannya mencapai 71 persen.

"Angkanya memang sangat dinamis, tapi kalau dirata-ratakan berada di angka 71 persen," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Pemkot Cirebon Siapkan Anggaran Rp 1,6 Miliar untuk Menyewa Hotel Langensari Selama 2 Bulan

Baca juga: Ini Alasan Pemkot Cirebon Sewa Lagi Hotel Langensari untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Baca juga: Mendagri Sebut Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Menurun Selama PPKM Darurat

Ia mengatakan, jumlah tersebut merupakan angka komulatif dari seluruh rumah sakit yang melayani perawatan pasien Covid-19.

Pihaknya mengakui RSD Gunung Jati menjadi rumah sakit yang tingkat keterisiannya paling tinggi, yakni mencapai 85 persen.

Sementara BOR RS Pelabuhan berada di posisi kedua mencapai 76 persen, dan urutan ketiga adalah RS Putera Bahagia sebanyak 66 persen.

"Tingkat keterisian tempat tidur di RS Medimas mencapai 65 persen, dan menjadi urutan keempat," ujar Agus Mulyadi.

Agus menyampaikan, BOR RST Ciremai dan RS Sumber Kasih masing-masing mencapai 59 persen dan 55 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved