Breaking News:

11 Tahun Gaji TKW Asal Indramayu Tak Dibayarkan Majikan, Calo Tawarkan Bantuan Tapi Minta 100 Juta

Saat TKW dapat kesusahan karena gajinya selama 11 tahun tak dibayarkan majikan, muncul calo yang tawarkan bantuan dengan minta imbal yang tak sedikit

Editor: dedy herdiana
Foto istimewa/SBMI Indramayu 
Yati Kusniyawati (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ternyata masalah yang dialami orang susah seperti Yati Kusniyawati (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Indramayu ini malah menjadi ladang bisnis bagi sejumlah orang tertentu.

Ketika TKW asal Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu mendapat kesusahan karena gajinya selama 11 tahun tidak dibayarkan majikan, muncul sejumlah oknum atau calo yang menawarkan bantuan dengan minta imbalan yang tidak sedikit.

Padahal kondisi Yati Kusniyawati sekarang ini, selain selama 11 tahun bekerja tidak dibayar oleh majikannya, juga tertahan di Arab Saudi karena tidak diperbolehkan pulang ke tanah air.

Baca juga: Nasib Sial Kerja di Negeri Orang, TKW Asal Indramayu Ini Gak Digaji 11 Tahun, Mau Pulang Dicegah

Oknum yang datang ke rumah keluarga Yati di Indramayu itu menawarkan bantuan kepada pihak keluarga untuk membantu persoalan yang dialami Yati Kusniyawati.

Dengan catatan, mereka meminta imbalan sebesar 25 persen dari gaji Yati Kusniyawati yang saat ini belum dibayarkan.

Hal tersebut diketahui setelah pihak keluarga melakukan pengaduan ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.

"Oknum itu meminta fee (bayaran) 25 persen, makanya keluarga mengadu ke SBMI karena kalau kami gratis tanpa meminta imbalan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (28/7/2021).

Juwarih menyampaikan, di Arab Saudi, Yati Kusniyawati seharusnya mendapat gaji sebesar 800 riyal mata uang Arab Saudi.

Atau jika dijumlah secara keseluruhan dalam bentuk rupiah, gaji Yati Kusniyawati yang belum dibayarkan selama 11 tahun sebesar Rp 400 juta lebih.

Jika oknum tersebut meminta imbalan sebesar 25 persen, kata Juwarih, keluarga harus memberikan imbalan sebesar Rp 100 juta kepada oknum tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved