Breaking News:

Realisasi Belanja Pemkab Cirebon Masih Rendah, Mendagri Instruksikan Hal Ini

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, menginstruksikan Pemkab Cirebon. . .

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat melakukan konferensi pers di Pendopo Indramayu, Rabu (28/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, menginstruksikan Pemkab Cirebon menggenjot anggaran belanja yang kini baru mencapai 30 persen.

Menurut dia, angka tersebut tergolong cukup rendah sehingga Pemkab Cirebon harus berupaya keras untuk meningkatkan penyerapan anggaran tersebut.

"Realisasi anggaran harus dinaikkan hingga 40 persen karena sekarang sudah Juli 2021," kata Tito Karnavian saat ditemui usai rapat koordinasi Mendagri dan Pemkab Cirebon di Ruang Nyimas Gandasari Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (28/7/2021).

Bahkan, Tito menyebut pada Agustus 2021 realisasi anggaran Pemkan Cirebon harus kembali ditingkatkan hingga 50 persen atau lebih.

Ia mengatakan, jika realisasi belanja pemerintah daerah di atas 50 persen maka jumlah uang yang beredar di masyarakat akan lebih banyak.

Hal tersebut akan berpengaruh terhadap meningkatnya daya beli masyarakat di tengah kondisi krisis sehingga sektor ekonomi tetap bertahan.

Karenanya, pihaknya meminta Pemkab Cirebon terus meningkatkan belanja, khususnya untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Insentif nakes juga ditingkatkan, karena  baru 16 persen, kami mohon Pak Bupati diatur betul supaya bisa dicairkan kepada yang bersangkutan," ujar Tito Karnavian.

Tito menyampaikan, hal tersebut penting untuk memotivasi semangat para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Sementara Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menegaskan Pemkab Cirebon bakal menjalankan semua instruksi Mendagri.

Ia pun memohon maklum mengenai rendahnya realisasi anggaran Pemkab Cirebon dikarenakan sejumlah pejabat di dinas teknis tergolong masih baru.

"Kami pastikan realisasi anggaran akan ditingkatkan, dan tentang insentif nakes ini sebenarnya terus berjalan, tapi pencairannya bertahap," kata Imron Rosyadi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved