Breaking News:

Gaji ASN di Majalengka Akan Dipotong

PNS di Majalengka yang Berani Menolak Gajinya Dipotong untuk Tangani Covid-19 Siap-siap Disanksi

Menurut orang nomor satu di Majalengka ini, seluruh ASN harusnya sadar akan kondisi seperti sekarang ini.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Net
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi menanggapi soal adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menolak gajinya dipotong untuk membantu penanganan Covid-19.

Menurut orang nomor satu di Majalengka ini, seluruh PNS harusnya sadar akan kondisi seperti sekarang ini.

"Semua PNS harus sadar dengan kondisi saat ini," ujar Karna kepada Tribuncirebon.com, Rabu (28/7/2021).

Menyinggung soal adanya sanksi bagi PNS yang menolak, Karna menyatakan hal itu akan dilakukan.

Apalagi, sampai sama sekali menolak wacana tersebut.

"Tentu sanksi harus berjalan," ucapnya.

Sebelumnya, sejumlah PNS menolak adanya wacana pemotongan gaji PNS untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Menurut PNS, gajinya sebagai pegawai di lingkungan Setda dianggap masih kecil.

Oleh karena itu, yang bersangkutan bingung jika gajinya kembali dipotong.

Adapun PNS lainnya menyarankan, untuk percepatan penanggulangan Covid-19, bisa digunakan dari dana zakat 2,5 % setiap bulannya.

Jika memang ada kebijakan tersebut, yang harusnya dipotong hanya tingkat kepala dinas hingga kepala seksi saja.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved