Breaking News:

Virus Corona di Cirebon

Mendagri Sebut Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Menurun Selama PPKM Darurat

Pasalnya, sebelum PPKM darurat sempat terjadi penambahan kasus harian mencapai 500-an orang.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat melakukan konferensi pers di Pendopo Indramayu, Rabu (28/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, menyebut kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon menurun selama PPKM darurat.

Pasalnya, sebelum PPKM darurat sempat terjadi penambahan kasus harian mencapai 500-an orang.

Namun, setelah PPKM darurat diberlakukan rata-rata penambahan kasusnya hanya 51-an orang.

Menurut dia, hal tersebut menunjukkan treatment yang baik dari sistem kesehatan di Kabupaten Cirebon.

"Dari segi statistik tren kasusnya menurunan signifikan," ujar Tito Karnavian saat ditemui usai rapat koordinasi Mendagri dan Pemkab Cirebon di Ruang Nyimas Gandasari Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (28/7/2021).

Ia mengatakan, di wilayah Jawa Barat terdapat tiga wilayah yang menjadi penyumbang kasus terbesar.

Di antaranya, Depok, Bekasi, dan Bandung Raya tang meliputi Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, serta Kabupaten Bandung Barat.

Pihaknya mengakui Kabupaten Cirebon juga termasuk wilayah aglomerasi bersama Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).

"Dari data nasional, tren kasus Covid-19 di wilayah Cirebon Raya (Ciayumajakuning) selama PPKM darurat relatif menurun dibandingkan daerah lainnya," kata Tito Karnavian.

Padahal, kata dia, mobilitas warga Ciayumajakuning hampir sama seperti Bandung Raya meski secara geografis letak kedua wilayah tersebut berjauhan.

Namun, Tito menyampaikan Pemkab Cirebon harus menggenjot angka kesembuhan pasien Covid-19 yang kini baru mencapai 70 persen sesuai target pemerintah pusat sebesar 90 persen.

Karenanya, ia meminta pemda di Ciayumajakuning berupaya maksimal untuk menurunkan mobilitas warga selama masa PPKM level 3 dan 4.

"Upaya untuk menurunkan kasus Covid-19 di antaranya melalui menekan kerumunan dan pengggunaan masker harus ditingkatkan," ujar Tito Karnavian.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved