Breaking News:

11 Tahun Gaji Tak Dibayar & Tak Boleh Pulang oleh Majikan TKW Indramayu Ini Alami Beban Psikologis

Hal tersebut dikarenakan ia tidak bisa pulang ke Indonesia dan gajinya tidak dibayarkan majikan selama 11 tahun.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Foto istimewa/SBMI Indramayu 
Yati Kusniyawati (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. 

"SBMI akan coba mendesak dengan membuat surat pengaduan ke KBRI Riyadh," ujar dia.

Keonologi

Yati Kusniyawati (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu kini tertahan di Arab Saudi.

Pasalnya, selama 12 tahun bekerja di negara timur tengah tersebut, gajinya selama 11 tahun belum dibayarkan majikan.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, nasib yang dialami Yati Kusniyawati ini pun viral di media sosial.

Banyak yang merasa kasian dengan apa yang dialami oleh TKW yang bersangkutan.

Yati Kusniyawati (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.
Yati Kusniyawati (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. (Foto istimewa/SBMI Indramayu )

"Kisah Yati Kusniyawati ini viral di media sosial, pihak keluarga juga sudah membuat pengaduan kepada kami," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (28/7/2021).

Juwarih menceritakan, di Arab Saudi, Yati Kusniyawati diimingi gaji sebesar 800 riyal mata uang Arab Saudi oleh majikan.

Hanya saja, majikannya tersebut tidak sanggup membayar gaji.

Majikan Yati Kusniyawati itu hanya sanggup membayar gaji pada 1 tahun pertama saja.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved