Breaking News:

Gaji ASN di Majalengka Akan Dipotong

ASN Pemkab Majalengka Protes Gajinya Bakal Dipotong Bupati untuk Penanganan Covid-19

Sebagian ASN ada yang mendukung, namun ada juga yang resah dengan pemotongan gaji yang rencananya dilakukan pada bulan Agustus nanti.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
ilustrasi
Suasana kerja sejumlah ASN di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Majalengka. 

Menurutnya saat ini, resiko dirinya bekerja pun cukup tinggi, mengingat ada sejumlah staf dan pejabat di area ia bekerja yang terindikasi positif Covid-19.

"Resiko kami untuk bekerja juga sudah cukup tinggi, enggak dapat insentif, gaji juga dipotong. Mau gimana nanti," ujarnya.

Sementara, kebijakan pemotongan gaji ASN untuk membantu dalam penanganan Covid-19 ini masih dalam tahap wacana.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi pun belum menetapkan pemotongan gaji jika memang kebijakan tersebut dilakukan.

"Masih sedang kita rumuskan (jumlah pemotongan gaji untuk setiap ASN," ucap Karna.

Akan Dipotong untuk Tangani Covid-19

Pemerintah Kabupaten Majalengka berencana akan memotong setiap gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bulan Agustus untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.

Hal itu dibenarkan Bupati Majalengka, H Karna Sobahi, Rabu (28/7/2021).

"Kemarin dalam rapat koordinasi dengan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merencanakan pemotongan gaji ASN di bulan Agustus untuk membantu penanganan Covid-19," ujar Karna melalui pesan singkatnya.    

Menurut Karna, langkah tersebut dilakukan sebagai wujud kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak badai pandemi Covid-19 itu.

Namun itu baru sebatas wacana dan perlu pembahasan lebih lanjut.  

"Rencananya anggaran itu digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi maupun pembagian sembako bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19," ucapnya.

Baca juga: Varian Covid-19 Telah Bermutasi, Dirut RSUD Cideres Majalengka Berkomentar Begini

Baca juga: Pendaftaran CPNS Resmi Ditutup, BKPSDM Majalengka Catat Ada 13.268 Pendaftar CPNS dan PPPK di 2021

Diakui Karna, selama pandemi ini sudah pasti sebagian besar warga Kabupaten Majalengka terdampak.

"Selama pandemi pula, kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya dalam pengadaan sembako harus terpenuhi," jelas dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved