Breaking News:

Suhu di Burangrang 8 Derajat, Pagi Terasa Dingin Menusuk Tulang, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Ciwidey dan Cisarua bersuhu 13 derajat Celcius. Sementara Pangalengan bersuhu 12 derajat Celcius.

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Google
Suhu paling dingin di utara Bandung dirasakan di wilayah Nyalindung Gunung Burangrang dengan suhu di bawah 10 derajat, yaitu 8 derajat Celcius. 

TRIBUNCIREBON.COM  - Beberapa hari terakhir ini, suhu udara di Kota Bandung dan sekitarnya terasa sangat dingin pada malam hari dan pagi hari. Sementara siang hari panas terasa menyengat kulit dengan angin yang bertiup dingin.

Pada Selasa (28/7/2021), suhu Kota Bandung di pagi hari mencapai 16 derajat Celcius. Kota Cimahi pun bersuhu sama. 

Ciwidey dan Cisarua bersuhu 13 derajat Celcius. Sementara Pangalengan bersuhu 12 derajat Celcius.

Suhu paling dingin di utara Bandung dirasakan di wilayah Nyalindung Gunung Burangrang dengan suhu di bawah 10 derajat, yaitu 8 derajat Celcius.

Baca juga: Ternyata Fenomena Bediding di Pulau Jawa Penyebab Suhu Udara Lebih Dingin, Ini yang Harus Dilakukan

Baca juga: SUHU Udara di Bandung Raya Saat Ini Terasa Makin Dingin, Apa Sebabnya? Ini Penjelasan BMKG Bandung

Dalam penjelasannya pekan lalu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan Fenomena suhu udara dingin sebetulnya merupakan fenomena alamiah yang umum terjadi di bulan-bulan puncak musim kemarau (Juli - September). Saat ini wilayah Pulau Jawa hingga NTT menuju periode puncak musim kemarau. Periode ini ditandai pergerakan angin dari arah timur, yang berasal dari Benua Australia.

Prakirawan Cuaca BMKG Bandung, Yuli Yulianti, mengatakan adanya peristiwa suhu dingin di bulan Juli merupakan hal yang normal. 

Baca juga: Mengapa Cuaca Terasa Lebih Dingin Akhir-akhir Ini? Berikut Penjelasan BMKG Majalengka

Hal ini, katanya, disebabkan oleh faktor musim dingin di Australia.

Yuni mengatakan sedangkan di Jabar sendiri sedang berlangsung periode musim kemarau yang membuat sirkulasi angin yang menuju Jawa Barat berasal dari benua Australia yang bersifat dingin dan kering.

"Gerak semu matahari yang bergerak ke utara bumi mengakibatkan kita yang berada di selatan Bumi kehilangan sumber panas sehingga suhu udaranya menjadi lebih dingin," katanya melalui siaran tertulis, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Fenomena Alam Aphelion Disebut-sebut Penyebab Suhu Dingin Belakangan ini, Begini Penjelasan Lapan

Selain itu, kata Yuni, hal ini disebabkan karakteristik udara musim kemarau, kurangnya uap air karena musim kemarau. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved