Breaking News:

Belum Diresmikan, Warga Desa Miliarder Sudah Tempati Perumahan Baru, Kades Kusto Ungkap Begini

warga desa miliarder yang tinggal di tempat hunian baru mengeluhkan kondisi lingkungan tempat tinggal setempat

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Sarana prasarana umum di perumahan yang ditempati warga desa miliarder di Sukarapih belum selesai dikerjakan oleh pihak pengembang. 

Mengenai legalitas pemerintah, Kusto mengklaim bahwa kondisinya sudah sah berjalan sesuai dengan pelaksanaan kerja. "Untuk pelayanan administrasi di pemerintah desa mah sudah berjalan," ujarnya. 

Kesulitan Air

Belum genap 1 bulan menempati tempat tinggal baru di lokasi perumahan Kementerian PUPR di Desa Sukarapih Kecamatan Cibeureum, warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum Kuningan alami kesulitan air baku.

"Untuk memenuhi kebutuhan air, saya harus beli Rp 50 ribu untuk satu toren. Kemudian, itu paling lama bisa memenuhi kebutuhan selama tiga hari," kata Uni salah seorang warga Desa Miliarder saat berbincang secara FBL TribunJabar.id, Senin (26/7/2021).

Uni mengaku sangat prihatin dengan melangsungkan kehidupan di perumahan saat sekarang.

Sebab kondisinya jauh berbeda dengan kenyamanan yang dirasakan tempat tinggal sebelumnya.

"Iya, tempat tinggal saya kena dampak dengan ganti untung Rp 400 juta, dari uang itu sebagian dibelikan tanah dan kebutuhan keperluan hidup," ungkapnya.

Kendaraan tangki air saat sedang mengisi pasokan air ke toren warga desa Miliarder
Kendaraan tangki air saat sedang mengisi pasokan air ke toren warga desa Miliarder (Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Sementara Kepala Desa Sukarapih Kusto mengklaim tidak ada pembelian air (warga yang membeli air).

Namun uang yang dikeluarkan warga itu sebagai pengganti operasional kendaraan tangki air tersebut.

"Jadi, yang Rp 50 ribu itu buat operasional kendaraan pembawa air tersebut. Setiap satu toren berkapasitas 1 ribu liter itu kena Rp 50 ribu dan setiap hari ada 2 tangki air berkapasitas 4 ribu datang kesini dan memasok air untuk kebutuhan warga," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved