Breaking News:

Di Hari Terakhir PPKM Level 4, Polisi Kuningan Datangi Rumah Makan Cek Penerapan Aturan

Polres Kuningan terus melakukan kegiatan operasi yustisi gabungan secara simpatik dan humanis ke sejumlah rumah makan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Polres Kuningan terus melakukan kegiatan operasi yustisi gabungan secara simpatik dan humanis ke sejumlah rumah makan yang berada di wilayah hukum Polres Kuningan, Minggu (25/07/21). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Di hari terakhir PPKM Level 4 pada tanggal 25 Juli 2021, Polres Kuningan terus melakukan kegiatan operasi yustisi gabungan secara simpatik dan humanis ke sejumlah rumah makan yang berada di wilayah hukum Polres Kuningan, Minggu (25/07/21).

Adapun sejumlah rumah makan yang dijadikan sasaran kegiatan operasi simpatik itu, di antaranya Rumah Makan H. Jamaha, Chicken Chick Jalaksana, Rumah Makan HDS Cibulan, Tahu Susu Kitchen TS Cilimus serta Grage Lanai Resto.

Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya melalui Kanit Samapta Polsek Ciniru Iptu Haerudin Sumang, menyatakan kegiatan operasi yustisi yang dilakukannya merupakan operasi simpatik dan humanis dengan menyasar pada seluruh masyarakat para pelaku usaha yang masih melanggar aturan penerapan PPKM Level 4, sehingga dipastikan untuk tempat usahanya hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00 WIB serta meniadakan kegiatan yang memicu keramaian seperti makan di tempat.

“Walaupun penerapan PPKM Level 4 akan berakhir, kami tetap terus melakukan operasi yustisi sekaligus memberikan imbauan kepada para pelaku usaha agar selalu mematuhi aturan selama masa pembatasan ini, sehingga kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan dapat secepatnya melandai," ujar Iptu Haerudin.

Baca juga: Presiden Joko Widodo Umumkan PPKM Level 4 Diperpanjang 26 Juli Hingga 2 Agustus dengan Pelonggaran

Baca juga: PPKM Darurat di Kota Sukabumi Berakhir, 7 Kelurahan Masuk Zona Merah Covid-19

Diakui Haerudin, saat ini kepatuhan masyarakat selama penerapan PPKM Level 4, sudah memiliki kesadaran yang tinggi, karena terbukti dari hasil operasi yustisi yang dilakukannya, sudah tidak ditemui lagi pelaku usaha yang melanggar prokes, menyediakan makan di tempat, dan buka usahanya di atas jam pembatasan.

“Dari hasil operasi yustisi simpatik yang kami lakukan terhadap 5 rumah makan, kami tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan terkait aturan penerapan PPKM Level 4," katanya.

Sekaligus dalam menerapkan Surat Edaran Bupati, petugas kepolisian juga berharap kepada para pemilik usaha/pengelola usaha untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan tidak melayani makan di tempat serta pembelian makanan hanya bisa dilakukan dengan cara dibawa pulang (take away).

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Bupati Kuningan No. 443.1/1716/HUK tanggal 21 Juli 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 di Kabupaten Kuningan.

Terpisah, Kapolsek Iptu Nurjani bersama sejumlah anggota Polsek melaksanakan kegiatan operasi yustisi  PPKM Level 4 sambil memberikan bantuan sosial kepada warga kurang mampu dan terdampak Covid-19 di sejumlah wilayah sekitar

"Bantuan sosial berupa beras dan sejumlah kebutuhan pokok serta masker tersebut diberikan kepada sejumlah warga masyarakat dengan cara mobiling, yakni mendatangi setiap rumah warga sekaligus memberikan himbauan terkait penerapan Prokes di masa penerapan PPKM Level 4," ujarnya.

Kapolsek Iptu Nurjani mengatakan bantuan sosial yang disalurkan kepada para warga masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi apapun serta diharapkan dapat meringankan beban bagi warga masyarakat yang mengalami penurunan perekonomiannya.

“Kami bersama-sama dengan anggota Polsek Ciwaru lainnya, berupaya memberikan solusi yang dapat meringankan beban warga masyarakat, walaupun nilainya tidak seberapa, namun diharapkan dapat membantu meringankan beban hidupnya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved