Breaking News:

Tekanan Darah Tinggi

Cara Mencegah Tekanan Darah Tinggi Konsumsi 5 Minuman Herbal Ini, dan Hindari 7 Makanan Ini

Inilah jenis-jenis makanan dan yang bisa memicu tekanan darah tinggi. 

Editor: Mumu Mujahidin
TRIBUNNEWS.COM
Periksa tekanan darah secara rutin untuk mendeteksi secara dini penyakit hipertensi. 

Mengawetkan makanan apa pun membutuhkan garam.

Penambahan garam diperlukan untuk menghentikan makanan agar tidak membusuk dan membuatnya bisa dimakan lebih lama.

Perlu diketahui, semakin lama sayuran berada dalam pengalengan, maka kian banyak pula natrium yang dapat terserap.

Satu acar mentimun kecil misalnya, dapat mengandung 447 mg sodium.

5. Sup kalengan

Sup kalengan adalah pilihan makanan sederhana yang mudah disiapkan, terutama saat Anda kehabisan waktu atau merasa tidak enak badan.

Namun, sup kalengan mengandung banyak natrium. Ini berarti sup kalengan dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Satu kaleng sup tomat misalnya, dapat mengandung 1.110 mg sodium, sedangka satu kaleng sup ayam dan sayur isa mengandung 2.140 mg natrium.

Sebagai jalan sehat, cobalah memilih sup rendah natrium atau buat sup sendiri di rumah dari bahan-bahan segar.

6. Produk tomat kalengan

Kebanyakan saus tomat kalengan, saus pasta, dan jus tomat mengandung banyak sodium. Ini berarti dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah Anda, terutama jika Anda sudah memiliki tekanan darah tinggi.

Satu porsi (135 g) saus marinara misalnya, dapat mengandung 566 mg sodium.

Sementara, satu cup jus tomat bisa mengandung 615 mg natrium.

Sebagai pilihan yang lebih sehat, Anda harus dapat produk tomat kalengan rendah natrium atau lebih baik membuatnya sendiri.

Untuk mengendalikan tekanan darah Anda, gunakan tomat segar dalam membuat saus tomat yang kaya akan antioksidan yang disebut likopen.

Sayuran segar memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung.

7. Gula

Gula dapat meningkatkan tekanan darah Anda dengan berbagai cara.

Penelitian menunjukkan bahwa gula, terutama minuman yang dimaniskan dengan gula, berkontribusi pada penambahan berat badan pada orang dewasa dan anak-anak.

Kelebihan berat badan dan obesitas ini kemudian dapat meningkatkan risiko seseorang terkena tekanan darah tinggi.

Menambahkan gula mungkin juga memiliki efek langsung pada peningkatan tekanan darah, menurut tinjauan studi pada 2014.

Sebuah studi pada wanita dengan tekanan darah tinggi melaporkan bahwa penurunan gula sebesar 2,3 sendok teh dapat menyebabkan penurunan sistolik 8,4 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik 3,7 mmHg.

AHA merekomendasikan batas gula tambahan harian berikut:

  • 6 sendok teh atau 25 gram untuk wanita
  • 9 sendok teh atau 36 gram untuk pria

Baca juga: Cara Cepat Menurunkan Kolesterol Secara Alami, Coba Konsumsi 7 Makanan Ini Secara Rutin

8. Makanan olahan dengan lemak trans atau lemak jenuh

Untuk menjaga kesehatan jantung, siapa saja harus mengurangi asupan lemak jenuh dan menghindari lemak trans. Ini terutama berlaku untuk orang dengan tekanan darah tinggi.

Lemak trans adalah lemak buatan yang meningkatkan umur simpan dan stabilitas makanan kemasan.

Sayangnya, lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah. Reaksi ini pun dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensi.

Lemak jenuh juga dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah.

Lemak trans diketahui sangat buruk bagi kesehatan Anda dan telah dikaitkan dengan gangguan kesehatan jantung, termasuk peningkatan risiko:

  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Diabetes tipe 2

Makanan kemasan yang sudah disiapkan sebelumnya sering kali mengandung lemak trans dan lemak jenuh, di samping gula, natrium, dan karbohidrat rendah serat dalam jumlah tinggi.

Sementara, lemak jenuh banyak ditemukan pada produk hewani, seperti:

  • Mentega
  • Daging merah
  • Kulit ayam

AHA merekomendasikan pengurangan asupan lemak jenuh dan lemak trans untuk membantu mencegah hipertensi dan menjaga kesehatan jantung.

Salah satu cara untuk mengurangi asupan lemak jenuh adalah dengan mengganti beberapa makanan hewani dengan alternatif nabati yang menyehatkan.

Banyak makanan nabati mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang menyehatkan.

Contoh makanan nabati ini, meliputi:

  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Minyak zaitun
  • Alpukat

9. Alkohol

Minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Jadi, Anda harus membatasinya atau menghindarinya jika tidak ingin mengalami hipertensi.

Begitu juga jika Anda telah memiliki tekanan darah tinggi.

Dokter Anda mungkin akan menyarankan agar Anda mengurangi jumlah alkohol yang Anda minum.

Alkohol juga dapat mencegah obat tekanan darah apa pun yang Anda konsumsi bekerja secara efektif melalui interaksi obat.

Selain itu, banyak minuman beralkohol yang tinggi gula dan kalori.

Artinya, minum alkohol dapat berkontribusi pada kelebihan berat badan dan obesitas, yang dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Baca juga: Penderita Diabetes Bisa dengan Gampang Turunkan Gula Darah, Coba 5 Bahan Alami Ini Secara Rutin

Minuman yang Bisa Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Segera lakukan cara-cara ini untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Ada banyak cara yang mudah dilakukan untuk mengatasi darah tinggi.

Satu di antaranya adalah dengan mengkonsumsi beberapa jenis minuman.

Inilah jenis minuman yang bisa membantu mengatasi tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi bila dibiarkan bisa memicu sejumlah penyakit jantung dan stroke. Berikut minuman yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi umum diderita masyarakat tanah air. Seseorang dikatakan menderita tekanan darah tinggi bila tekanan darah di atas 180/120.

Mengutip dari Kompas.com, tekanan darah tinggi disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, tidak berolahraga, mengonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi.

Ada banyak cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi, beberapa di antaranya dengan berolahraga dan mengurangi makanan yang memicu naiknya tekanan darah.

Melansir dari Food.NDTV.com, penderita darah tinggi bisa mengonsumsi buah, sayur, dan beberapa jenis minuman yang memiliki manfaat menurunkan tekanan darah.

Ini 5 minuman segar yang efektif menurunkan tekanan darah tinggi bila diminum secara rutin.

1. Cuka apel

Cuka apel merupakan minuman kesehatan yang cukup populer.

Minuman ini bisa mengeluarkan kelebihan natrium dan racun dari dalam tubuh.

Selain itu, cuka apel juga bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

Anda bisa mencampur cuka apel dengan sedikit madu dalam segelas air dan minum di pagi hari.

2. Air lemon

Menurut pakar kesehatan di seluruh dunia, memulai hari dengan segelas air lemon bisa memberikan keajaiban bagi kesehatan dan kebugaran tubuh Anda.

Air lemon bermanfaat untuk membersihkan sel tubuh, membuat pembuluh darah lembut serta flaksibel, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Air lemon mengandung vitamin C yang bertindak sebagai antioksidan, menghilangkan radikal bebas dari dalam tubuh.

3. Fenugreek

Fenugreek tinggi serat yang bermanfaat membantu mengendalikan tekanan darah.

Minum air fenugreek setiap pagi saat perut kosong bisa menjaga tekanan darah Anda.

4. Infused water biji chia

Biji chia mengandung tinggi asam lemak omega-3 yang terbukti bekerja sebagai pengencer darah dan bisa menurunkan tekanan darah.

Untuk membuat infused water biji chia cukup mudah.

Anda rendam biji chia di dalam air selama 30 menit. Setelah itu, Anda minum airnya.

Anda sebaiknya minum infused water biji chia secara rutin selama satu bulan untuk merasakan efektifitasnya.

5. Susu rendah atau tidak berlemak

Minuman ini mengandung kalium dan kalsium.

Kedua nutrisi tersebut bermanfaat mengontrol tekanan darah.

Sebaiknya Anda menghindari minum susu yang mengandung lemak tinggi karena asam palmitat dalam minuman tersebut tidak bisa mengendurkan pembuluh darah, sehingga tekanan darah tetap tinggi.(*)

Berita lain terkait Kesehatan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved