Breaking News:

Seorang Mahasiswa di Medan Meninggal Dunia Seusai Disuntik Vaksin Sinovac, Sempat Demam Tinggi

Sekira 12 hari yang lalu, Erwin Perdana Nasution beserta keluarganya menjalani vaksinasi di kawasan Belawan

Editor: Machmud Mubarok
SHUTTERSTOCK
vaksin 

TRIBUNCIREBON.COM MEDAN - Seorang mahasiswa  di Medan meninggal dunia seusai divaksin Sinovac setelah sempat mengalami demam tinggi. Korban bernama Erwin Perdana Nasution meninggal pada Rabu (21/7/2021).

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajuddin Sagala, korban meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RS Imelda.

Dari informasi yang didapat Rajuddin Sagala, mahasiswa jurusan perhotelan ini sebelumnya punya riwayat penyakit asma dan infeksi paru.

"Mahasiswa ini awalnya hendak mengikuti kegiatan PKL. Namun pihak kampus mewajibkan peserta PKL untuk menyertakan sertifikat vaksin," kata Rajuddin Sagala, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Indra Rudiansyah, Mahasiswa Indonesia Terlibat dalam Terciptanya Vaksin AstraZeneca, Ini Sosoknya

Baca juga: Katanya Vaksin Covid-19 Bikin Lebih Cepat Sembuh, tapi Vaksinasi Covid-19 di Tasik Masih 4 Persen

Atas dasar itu, Erwin Perdana Nasution kemudian mencari tempat vaksin.

Sekira 12 hari yang lalu, Erwin Perdana Nasution beserta keluarganya menjalani vaksinasi di kawasan Belawan.

Namun, Rajuddin Sagala tidak tahu pasti, lokasi vaksin itu di puskesmas, atau di lembaga pemerintahan.

"Saya belum dapat info di puskesmas atau di mana," kata Rajuddin Sagala.

Tidak hanya seorang diri, Erwin Perdana Nasution menjalani vaksin bersama pamannya.

Setelah menjalani vaksin, keesokan harinya remaja berusia 21 tahun ini mendadak demam tinggi

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved