Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Kota Cirebon Minta Ekstra Kantung Jenazah, Sekda Instruksikan Dinkes Fasilitasi Tim Pemulasaraan

Menurut dia, hal tersebut untuk meminta kantung mayat yang akan digunakan untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengaku telah menerima laporan tentang menipisnya persediaan kantung jenazah untuk pemakaman pasien Covid-19.

Karenanya, ia pun langsung menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon untuk berkoordinasi dengan KPBD dan tim pemulasaraan.

Agar memfasilitasi kelengkapan alat pelindung diri (APD) tim pemulasaraan dan peralatan lainnya seperti peti jenazah dan kantung jenazah.

"Agar persediaan APD, peti jenazah dan kantung jenazahnya aman," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (23/7/2021).

Ia mengatakan, perihal habisnya peti jenazah untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia di rumah juga sudah dikoordinasikan.

Pihaknya meminta Dinkes Kota Cirebon untuk segera membuat buffer stock sehingga kebutuhannya terpenuhi.

"Tapi, pemakaman menggunakan kantung jenazah juga sesuai prokes dan fatwa MUI," ujar Agus Mulyadi.

Sementara Kepala KPBD Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar, mengatakan, hingga kini hanya tersedia 50 kantung jenazah untuk pemakaman pasien Covid-19.

Bahkan, pihaknya juga telah menyerahkan 30 kantung jenazah tersebut kepada tim pemulasaraan jenazah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved