Breaking News:

Duh Kota Cirebon Kritis Kantung Jenazah untuk Pasien Covid-19, Hanya Tersisa 50 Buah

Khaerul Bahtiar, mengatakan, kantung jenazah tersebut digunakan untuk pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Tim Disinfektan dan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Lembang. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kota Cirebon tampaknya mengalami kritis kantung jenazah untuk pasien Covid-19.

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar, mengatakan, kantung jenazah tersebut digunakan untuk pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Pasalnya, peti mati untuk menguburkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Cirebon telah habis sejak beberapa hari lalu.

Baca juga: Jenazah Covid-19 di Lembang Dibungkus Plastik karena Bandung Barat Mulai Krisis Kantong Jenazah

"Jadi, tim pemulasaraan hanya menggunakan kantung jenazah," kata Khaerul Bahtiar melalui keterangan tertulisnya, Jumat (23/7/2021).

Namun, menurut dia, kini persediaan kantung jenazah di KPBD Kota Cirebon pun semakin menipis.

Ia mengatakan, hingga kini hanya tersedia 50 kantung jenazah untuk pemakaman pasien Covid-19.

Bahkan, pihaknya juga telah menyerahkan 30 kantung jenazah tersebut kepada tim pemulasaraan jenazah.

Agar saat ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon yang meninggal dunia bisa langsung dimakamkan.

"Kantung jenazah ini digunakan untuk pemakaman pasien yang meninggal dunia di rumah," ujar Khaerul Bahtiar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved