Breaking News:

Selama Libur Idul Adha, PT KAI Daop 3 Cirebon Batasi Kriteria Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

PT KAI Daop 3 Cirebon membatasi kriteria penumpang kereta api jarak jauh selama libur Hari Raya Idul Adha.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Penumpang yang turun dari kereta api di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Selasa (20/7/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon membatasi kriteria penumpang kereta api jarak jauh selama libur Hari Raya Idul Adha.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, hal itu mengacu pada SE Kemenhub RI Nomor 54 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19.

Karenanya, menurut dia, pada 20 - 25 Juli 2021 perjalanan kereta api jarak jauh hanya peruntukkan bagi penumpang yang bekerja di sektor esensial dan kritikal, serta untuk kepentingan mendesak.

Baca juga: Sebanyak 34 Sapi dan 74 Kambing Disembelih di Desa Bode Lor Cirebon

"Ketentuan sektor esensial dan kritikalnya sesusai yang tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021," ujar Suprapto saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Selasa (20/7/2021).

Ia mengatakan, pekerja sektor esensial meliputi bidang keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan nonpenanganan karantina Covid-19, serta industri berorientasi ekspor.

Sementara penumpang yang bekerja di sektor kritikal meliputi kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman serta penunjangnya.

Baca juga: Jumlah Hewan Kurban di Desa Bode Lor Diklaim Terbanyak se-Kabupaten Cirebon

Selain itu, sektor kritikal juga mencakup bidang pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, serta utilitas dasar.

"Penumpang kepentingan mendesak adalah pasien yang kondisinya sakit keras, dan ibu hamil yang didampingi oleh seorang anggota keluarganya," kata Suprapto.

Bahkan, termasuk penumpang untuk kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 yang jumlah maksimalnya lima orang.

Selain itu, Suprapto menyampaikan selama masa libur Iduladha perjalanan kereta api jarak jauh pun hanya diperbolehkan untuk penumpang berusia di atas 18 tahun.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved