Breaking News:

Korban Covid-19 di Kuningan Terus Berjatuhan, Kades Cilimus Ikuti Prosesi Pemakaman Sampai Malam

Pandemi Covid-19 di Kuningan masih terus menyebabkan korban berjatuhan, termasuk di Desa Cilimus,

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
dokumen Pemdes Cilimus
Aparat pemerintahan Cilimus mengikuti prosesi pemakaman korban Covid-19 hingga malam hari, Selasa (20/7/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pandemi Covid-19 di Kuningan masih terus menyebabkan korban berjatuhan, termasuk di Desa Cilimus, Kecamatan Cilmus. Beberapa warga meninggal dan proses pemakaman dilangsungkan hingga malam hari.

"Kami usai melakukan pemakaman warga terkonfirmasi positif Covid-19," ungkap Kepala Desa Cilimus, H Mulyadin saat dikonfirmasi, Selasa (20/7/2021) malam.

Orang pertama di desa setempat ini mengaku bahwa kematian merupakan ketentuan yang tidak diketahui kapan terjadi  oleh siapapun.

"Ya untuk lebaran Iduladha sekarang, kami sudah memakamkan warga terkonfirmasi positif Covid19. Tadi siang satu dan ini baru selesai satu," ujarnya.

Baca juga: Malam Pertama Tanpa PPKM Darurat di Kuningan, Begini Ungkapan Kusir Delman Hias Kota Kuda

Baca juga: PKB Kuningan Selipkan Doa Saat Persembahkan Hewan Kurban ke Warga, Ngarep Cak Imin Jadi Presiden

Baca juga: Kapolres Kuningan Bagi-bagi Daging Kurban, Ada 14 Ekor Kambing dan 7 Ekor Sapi yang Disembelih

Selama dua pekan terakhir, Mulyadin mengaku bahwa jumlah kematian kasus Covid-19 tidak lebih dari 15 korban meninggal.

"Untuk warga kami meninggal akibat Covid-19, itu ada sekitar 11 orang. Eh untuk jumlah persisnya belum lihat data dan catatan desa, nanti bisa lihat lagi," ujarnya.

Terlepas adanya kematian Kasus Covid-19, Mulyadin tidak bosan untuk mengingatkan warga dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Seperti tadi saja, di desa kami melaksanakan salat Id itu terpecah di sebanyak 14 titik. Nah, untuk Masjid Agung memang tidak ada sama sekali menjalankan ibadah salat Id di sana. Tidak hanya itu, pemerintah desa juga tidak menerima hewan kurban seperti pada umumnya," katanya.

Sementara berdasar data Satgas Covid-19 Kuningan, Agus Mauludin mengatakan untuk jumlah kematian kasus Covid19 mengalami kenaikan dari sebelumnya 505 kini sebanyak 512 orang meninggal dunia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved