Breaking News:

PPKM Darurat

Indramayu Sukses Menempati Urutan Ketiga Nasional Penurunan Mobilitas Masyarakat Selama PPKM Darurat

Pasalnya, Kabupaten Indramayu menempati urutan ketiga daerah dengan penurunan mobilitas masyarakat terbesar atau paling baik se-Indonesia.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Foto istimewa/Diskominfo Indramayu
Infografis 10 kabupaten/kota dengan penurunan mobilitas masyarakat terbesar di Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Pulau Jawa-Bali diberlakukan pemerintah sejak 3 Juli sampai dengan 20 Juli 2021.

Tujuannya, guna meminimalisir mobilitas masyarakat demi menekan laju penyebaran Covid-19.

Berbagai upaya pun dilakukan pemerintah daerah yang menerapkan PPKM Darurat, mulai dari penyekatan jalan, penutupan toko-toko, hingga pembubaran kerumunan.

Ada kabar gembira di hari terakhir penerapan PPKM Darurat bagi warga Kabupaten Indramayu, Selasa (20/7/2021).

Pasalnya, Kabupaten Indramayu menempati urutan ketiga daerah dengan penurunan mobilitas masyarakat terbesar atau paling baik se-Indonesia.

Hal tersebut diketahui dari unggahan akun instagram Diskominfo Indramayu berdasarkan sumber Sistem Informasi Pengawasan PPKM Darurat Jawa-Bali (SIGAP).

Dalam postingannya, selama dua pekan penerapan PPKM Darurat, Kabupaten Indramayu berhasil menekan mobilitas masyarakat sampai sebesar -22,50.

Capaian tersebut hanya kalah dari Salatiga (Jawa Tengah) diurutan pertama dengan penurunan mobilitas masyarakat sebesar -23,84 dan Blitar (Jawa Timur) sebesar -23,48.

Baca juga: MUI Indramayu Ajak Umat Muslim Salat Iduladha di Rumah Saja, Ini Caranya, Khutbah Tak Perlu Panjang

Kemudian ditempat keempat Bondowoso (Jawa Timur) sebesar -22,43, Purworejo (Jawa Tengah) sebesar -22,04, Bantul (DIY) sebesar -21,92, Yogyakarta (DIY) sebesar -21,83, Pacitan (Jawa Timur) sebesar -21,77, Gunung Kidul (DIY) sebesar -21,59, dan posisi kesepuluh Mojokerto (Jawa Timur) sebesar -21,38.

Catatan yang diraih Kabupaten Indramayu ini pun diketahui juga menjadi yang terbaik di Jawa Barat.

"Alhamdulillah berkat kesabaran, keikhlasan,, pengorbanan, dan perjuangan seluruh komponen masyarakat Indramayu, akhirnya Kabupaten Indramayu berhasil menurunkan mobilitas masyarakat selama masa pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Darurat Covid-19 di Jawa & Bali, serta masuk dalam "10 Top Kabupaten/Kota Penurunan Mobilitas Terbesar di Indonesia," tulis akun instagram Diskominfo Indramayu yang dikutip Tribuncirebon.com.

Baca juga: PPKM Darurat di Indramayu Berakhir Besok, Akankah Diperpanjang? Ini Kata Asisten Daerah

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved