Breaking News:

Penjual Buah di Majalengka Ketiban Rezeki Nomplok saat PPKM Darurat, Sehari Dapat Rp 1,5 Juta

Junaedi (45) pedagang buah di Pasar Sindangkasih Cigasong, Kabupaten Majalengka mengaku penjualan buah-buahan di lapaknya naik hingga 50 persen.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Lapak jualan Junaedi, pedagang buah-buahan di Pasar Sindangkasih Cigasong Kabupaten Majalengka selalu ramai di masa Pemberlakuan PPKM Darura 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Tingginya kasus positif Covid-19 ini membuat masyarakat berlomba untuk menjaga imunitas.

Mengonsumsi buah-buahan menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kesehatan.

Selain itu, buah-buahan dianggap bisa menangkal dari terinfeksi virus asal Wuhan, China tersebut.

Baca juga: Wanita Muda Bunuh Bayinya, Takut Ketahuan Calon Suami karena Hamil Hasil Hubungan Dengan Rekan Kerja

Alhasil, pedagang buah ikut ketiban berkah.

Lapak jualan Junaedi, pedagang buah-buahan di Pasar Sindangkasih Cigasong Kabupaten Majalengka selalu ramai di masa Pemberlakuan PPKM Darurat
Lapak jualan Junaedi, pedagang buah-buahan di Pasar Sindangkasih Cigasong Kabupaten Majalengka selalu ramai di masa Pemberlakuan PPKM Darurat (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Junaedi (45) pedagang buah di Pasar Sindangkasih Cigasong, Kabupaten Majalengka mengaku penjualan buah-buahan di lapaknya naik hingga 50 persen.

"Alhamdulilah masih stabil, malah ada peningkatan," ujar Junaedi saat ditemui di lapaknya, Senin (19/7/2021).

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Junaedi menyebut, konsumsi buah masyarakat meningkat seiring dengan tingginya kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Robert Alberts Masih Nantikan Kepastian Liga 1: Seharusnya Sepak Bola Indonesia Sudah Mulai Bergulir

Beberapa jenis buah yang paling dicari antara lain jeruk, pepaya hingga pisang.

"Paling banyak si jeruk. Makanya saya juga sekarang nyetoknya agak banyak. Mungkin karena Corona parah lagi jadi orang nyari vitamin C," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved