Breaking News:

Kabar Duka

INNALILLAHI, Prof Dr Sa'ad Abdul Wahid Guru Besar UIN Yogyakarta Meninggal Dunia Senin Subuh

Prof Dr H Sa'ad Abdul Wahid, Guru Besar Universitas Negeri Islam (UIN) Yogyakarta yang juga pimpinan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah (1985-2

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Facebook/Ridwan Hilmi
Guru Besar UIN Yogyakarta Prof Dr Sa'ad Abdul Wahid meninggal dunia, Senin (19/7/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM - Innalillahi wainnailaihi rojiun. Prof Dr H Sa'ad Abdul Wahid, Guru Besar Universitas Negeri Islam (UIN) Yogyakarta yang juga pimpinan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah (1985-2015 meninggal dunia pada Senin (19/7/2021) pukul 04.00 WIB.

Kabar duka ini disampaikan oleh Ustaz Ridwan Hilmi, Anggota Komisi Fatwa MUI Kota Bekasi dan 
anggota LDK MUI Pusat, melalui akun facebooknya.

"Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Prof. DR. H. Sa'ad Abdul Wahid Guru Besar UIN Yogyakarta dan Pimpinan Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah 6 periode (1985 - 2015) pada hari Senin 19 Juli 2021 pukul 04.00 WIB.

Semoga almarhum diterima segala amal salihnya, diampuni segenap kesalahannya, ditempatkan pada tempat luas dan mulia penuh nikmat di alam barzakh.
Keluarga ditinggalkan diberi kesabaran dan ketawakkalan serta diganti yang luput dari musibah kepergian almarhum dengan yang lebih baik dari Allah SWT.
Aamiin Yaa Samii'addu'aa Wa Yaa Mujiibassailiin
إنا لله و إنا إليه راجعون
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
“Ya Allah, ampunilah dosanya, rahmatilah, selamatkan, maafkan, muliakan tempat persinggahannya, luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air, salju, dan embun, bersihkan dia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan pakaian putih dari kotoran, gantikan rumahnya dengan rumah yang lebih baik, keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, istri/suaminya dengan istri/suami yang lebih baik, masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dia dari siksaan kubur – atau dari siksaan neraka.”

Sebelumnya Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad Prof Dr Dinan Syarifudin Bratakoesoema SpOG (K), meninggal dunia, Kamis (15/7/2021).

Informasi tentang berpulangnya Prof Dinan disampaikan akun Facebook Oki Jambros Trisatya di grup IKA UNPAD.

"Innalilahi wa innailaihi rojiun, Turut berduka cita atas wafatnya Prof. Dinan S. Bratakusuma, Sp.Og., Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad , semoga almarhum ditempatkan yg terbaik
 
oleh Allah SWT dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Allohumaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu.aamiin," tulis Oki.

Prof Dr Dinan sudah purnabakti dari Unpad pada 2013 di masa Rektor Ganjar Kurnia.

 Saat menyampaikan pidato purnabaktinya, Prof Dr Dinan mengangkat persoalan Angka Kematian Ibu (AKI) saat persalinan di Indonesia ternyata tergolong tinggi. Indonesia menduduki nomor 3 tertinggi di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara untuk jumlah AKI.

Berdasarkan data dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia ( SDKI ) tahun 2007, banyaknya AKI berjumlah 228 orang dari 100.000 kelahiran. Angka ini 20 – 30 kali lebih lipat dibanding dengan AKI di Malaysia dan Singapura.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved