Breaking News:

Heboh Mobil Fortuner Pengusaha Kuliner di Kuningan Dicoret-coret, Ada Tulisan Indonesia Korban PPKM

Viral video berdurasi 31 detik yang memperlihatkan Mobil Fortuner milik salah seorang pengusaha kuliner di Kuningan dicoret-coret.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Mobil Fortuner milik salah seorang pengusaha kuliner di Kuningan dicoret-coret. 

Usut punya usut, dalam foto viral dan menyebarluas itu ternyata sosok pengusaha muda asal warga Desa Cilowa, Kecamatan Kramatmulya yang memiliki nama lengkap Adam ananta.

"Iya Kang, itu foto saya sebagai bentuk aspirasi dampak dari PPKM Darurat yang sedang berlangsung," ungkap Adam saat di konfirmasi melalui sambungan selulernya tadi, Sabtu (17/7/2021).

Foto yang cepat menyebar itu, Adam Ananta menggunakan kaos hitam dengan lengkap mengikuti protokol kesehatan alias menggunakan masker.

Kemudian dalam foto itu, Adam Ananta membawa selembaran kertas putih bertuliskan 'Bagaiamana Kami Cari Makan Jika PPKM di Perpanjang Tolong Pikirkan Tuan'.

"Dalam foto itu, saya sekedar menyampaikan aspirasi dan mewakili para pengusaha kecil menengah dalam mempertahankan hidup untuk melaksanakan kegiatan usaha dalam mencukupi kebutuhan anak istri serta keluarga," kata Adam yang juga pelaku usaha ekonomi kerakyatan di daerahnya.

Baca juga: Tiga Tersangka Perusakan Mobil Polisi Saat Unjuk Rasa Bela Rizieq Shihab Ditahan Polisi, Satu DPO

Tidak hanya itu, Adam juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan kebijakan PPKM Darurat di Kuningan sangat bagus dengan dukungan dari petugas yang tergabung dalam Satgas Covid19.

Namun, yang menjadi pertanyaan itu bagaimana bisa usaha jika ada pembatas waktu berkegiatan sebagai pelaku usaha.

"Kami mohon pikirkan, sebab dari penerapan hingga mengedukasi warga untuk protokol kesehatan itu sudah bagus. Tapi bagaimana bisa berjalan jika pembatasan waktu ini dilakukan tanpa memperhatikan nasib warga," ujarnya.

Sebagai harapan, kata dia mengaku sangat sumringah ketika pemerintah bisa memberikan solusi untuk memenuhi hajat hidup masyarakat.

"Tolong carikan solusinya, dampak PPKM Darurat itu tidak sedikit pelaku usaha mendapat perhatian," katanya.

Dia berharap untuk pelaku usaha tetap berjalan dengan konsekuensi menjalankan protokol kesehatan Covid19. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved