Breaking News:

Ubah Laku

Cegah Penyebaran Covid-19, MUI Kota Cimahi Minta Masyarakat Lakukan Salat Idul Adha di Rumah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi menyarankan masyarakat untuk menjalankan Salat Idul Adha 1442 H/2021 di rumah saja, guna mencegah penularan

Editor: Machmud Mubarok
cimahikota.go.id
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi menyarankan masyarakat untuk menjalankan Salat Idul Adha 1442 H/2021 di rumah saja, guna mencegah penularan Corona Virus Disease (COVID-19). 

TRIBUNCIREBON.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi menyarankan masyarakat untuk menjalankan Salat Idul Adha 1442 H/2021 di rumah saja, guna mencegah penularan Corona Virus Disease (COVID-19).

Sekretaris Umum MUI Kota Cimahi, H. Yayan Rohyana mengatakan, MUI Kota Cimahi sudah mengeluarkan Taushiyah Nomor 213/B/MUI-KC/VII/2021 tentang Pelaksanaan Ibadah di Masjid Saat PPKM Darurat.

Pada point 4 dijelaskan bahwa pelaksanaan salat Idul Adha mengacu pada Fatwa MUI nomor 36 tahun 2021 tentang Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban saat wabah COVID-19.

"Jadi, sehubungan Cimahi zona merah, maka salat Idul Adha dilakukan di rumah masing-masing," kata Yayan, Rabu (14/7/2021).

Seperti diketahui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merevisi aturan tempat ibadah agama pada PPKM Darurat Jawa dan Bali periode 3-20 Juli. Kini masjid tidak lagi ditutup selama periode itu.

Baca juga: Besok, Warga Kota Cirebon Diminta Salat Idul Adha di Rumah Masing-masing

Baca juga: Menjelang Idul Adha 1442 H, DPPKP Kota Cirebon Cek Kondisi Hewan Kurban

Perubahan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat COVID-19 di Wilayah Jawa Bali.

Dalam Inmendagri 15 Tahun 2021 tertulis,tempat ibadah (masjid, mushola, gereja, pura, vihara dan kelenteng) serta tempat umum lainya yang difungsikan tempat ibadah ditutup sementara. Namun dalam Inmendadri Nomor 19 sudah direvisi menjadi, tempat ibadah serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah, tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Darurat dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

Pada dasarnya, kata dia, MUI Kota Cimahi mendukung penuh penerapan PPKM Darurat dalam rangka menekan penularan COVID-19. Hanya saja menurutnya ketentuan "Rumah Ibadah (Masjid) Ditutup Sementara" telah dipersepsikan beragam, termasuk nyerempet ke urusan politik oleh sebagian masyarakat.

"Jadi menurut kita (MUI), alangkah bijak jika diksi yang dipilih adalah seperti yang tertuang di Revisi Inmendagri No 19 itu, dengan kata lain tetap buka dan bisa melakukan ibadah dengan jamaah terbatas dan protokol kesehatan yang ketat," jelas Yayan.

Jadi, lanjut Yayan, untuk mendukung pemerintah dalam menekan penularan COVID-19 ini pihaknya tetap meminta umat Islam untuk melaksanakan Salat Idul Adha di rumah bersama keluarga masing-masing.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved