Breaking News:

Bupati Bandung Minta Bantuan Jokowi, Daerahnya Krisis Vaksin Covid-19 Hanya Cukup Sampai Besok

Dadang berharap pemerintah pusat dapat segera mendistribusikan pasokan vaksin Covid-19 bagi daerahnya,

Editor: Machmud Mubarok
shutterstocks
ilustrasi vaksin corona 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang Supriatna menuturkan, stok vaksin Covid-19 di Kabupaten Bandung sudah menipis dan diperkirakan ketersediaannya hanya mampu mencupi hingga esok hari.
Dengan kondisi tersebut, pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 pun terancam terhambat.
Oleh karenanya, Dadang berharap pemerintah pusat dapat segera mendistribusikan pasokan vaksin Covid-19 bagi daerahnya, sehingga program vaksinasi Covid-19 yang ditargetkan, dapat kembali berjalan.
"Saya meminta kepada Bapak Presiden dan Pak Menteri Kesehatan, untuk tolong distribusi vaksin secepatnya, jika kita ingin capaian target vaksinasi di akhir Desember nanti sukses, karena ketersediaan dan alokasi vaksin kita (Kabupaten Bandung) sudah  menipis, mungkin hari ini atau besok selesai, tidak ada lagi vaksin yang bisa disuntikan," ujarnya seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 massal di Lanud Sulaeman, Kabupaten Bandung, Senin (19/7/2021).
Bahkan menurutnya, karena ketersediaan vaksin covid-19 yang menipis, telah berdampak pada tiga rumah sakit dan sejumlah Puskesmas di Kabupaten Bandung terpaksa menghentikan layanan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. 
"Tiga rumah sakit dan banyak Puskesmas di Kabupaten Bandung yang terpaksa menghentikan layanan vaksinasi bagi masyarakat, karena ketersediaan vaksin sudah habis. Jika vaksin tidak ada, mereka (fasilitas kesehatan) tidak bisa berbuat apa-apa, padahal ketersediaan vaksin adalah salah satu indikator kesuksesan program vaksinasi nasional," ucapnya.
Meski demikian Dadang mengaku, pihaknya mendapat informasi bahwa akan datang tambahan sekitar 20 ribu dosis vaksin yang direncanakan bagi Kabupaten Bandung.
Bila hal tersebut benar dan telah datang, ia meminta agar Dinas Kesehatan untuk segera menghabiskan vaksin tersebut untuk disuntikan kepada masyarakat.
"Saya sudah minta ke Kadis bahwa kita tidak harus menunggu datangnya stok vaksin kedua untuk bisa melanjutkan program vaksinasi Covid-19. Pokoknya begitu datang, vaksin yang ada segera disuntikan, untuk dosis kedua nanti kita nunggu lagi," katanya. (Cipta Permana).
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved