Breaking News:

Ambulan Lalu Lalang Bawa Pasien & Jenazah Covid-19 di Jalan Pangandaran, 4 Hari 22 Jenazah Diangkut

Dari pantauan Tribunjabar.id, selain sepinya para pengendara dampak PPKM Darurat ini lalulintas jalan raya Pangandaran diramaikan mobil ambulans

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Tangkapan layar video, pengambil Video mobil ambulans di jalan raya nasional Pangandaran, Jawa barat 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Lalulintas jalan raya nasional Pangandaran sepi, kendaraan mobil ambulance yang terus lalu lalang mengantarkan Pasien atau jenazah Covid-19

Dari pantauan Tribunjabar.id, selain sepinya para pengendara dampak PPKM Darurat ini lalulintas jalan raya Padaherang - Pangandaran diramaikan mobil ambulans.

Seperti yang diutarakan satu warga di Padaherang, Lukman (31) mengatakan, memang pandemi sekarang ini sangat parah.

"Sepi kendaraan tapi lockdown ini lebih parah, banyak suara sirene mobil yang kesana kemari," ujar Lukman saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Minggu (18/7/2021).

Tangkapan layar video, pengambil Video mobil ambulans di jalan raya nasional Pangandaran, Jawa barat
Tangkapan layar video, pengambil Video mobil ambulans di jalan raya nasional Pangandaran, Jawa barat (Istimewa)

"Kadang Saya berpikir, mungkin itu suara sirine mobil ambulans yang membawa korban Corono lagi. Ya semoga, tidak ada lagi korban Corono dan tidak ada lockdown lagi."

Sementara Ketua Tim Pemakaman Covid-19 sekaligus Kasi rehab dan rekontruksi BPBD Kabupaten Pangandaran, Diana Herdiansyah mengatakan, sudah empat hari ini memang cukup banyak jenazah Covid-19 yang dimakamkan.

"Semenjak tanggal 14 Juli 2021 sampai tadi malam (17/7/2021), yang dimakamkan itu sudah sebanyak 22 jenazah Covid-19," ujarnya melalui WhatsApp.

"Tanggal 14 Juli kemarin 6 jenazah, tanggal 15 Julinya 9 jenazah, tanggal 16 Juli 4 jenazah dan terakhir tadi malam (17/7/2021) 3 jenazah yang positif Covid-19," ujarnya.

Makanya, ungkap Diana, hampir setiap harinya mobil ambulans lalu lalang ke lokasi Desa yang dituju untuk mengantarkan dan memakamkan jenazah yang terkonfirmasi Covid-19.

"Namun alhamdulillah, mulai Jum'at kemarin (16/7/2021) hingga hari Sabtu (17/7/2021) jenazah korban Covid-19 menurun. Dan semoga, kedepannya angka kematian semakin menurun jangan sampai ada korban Covid-19 yang dimakamkan," ucapnya.

Baca juga: Ambulans dan Mobil Pribadi Bawa Pasien Boleh Lewat Jalan yang Disekat, Hanya Perlu Bawa Surat Ini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved