Breaking News:

Sepekan Terakhir Terjadi 6 Kasus Kematian Warga Kuningan Saat Beraktivitas, Diduga Serangan Jantung

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap jasad korban, Danu mengatakan, tidak ditemukan luka atau bekas kekerasan pada tubuh korban. 

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Sesosok mayat ditemukan di lokasi pacuan kuda yang terletak di Jalan Soekarno - Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Kasus warga meninggal dunia di Kuningan tanpa ada tanda – tanda kekerasan atau diduga akibat serang jantung, terjadi dalam rentang satu pekan sebanyak 6 orang. Masing – masing kasus meninggal yang sempat membuat geger warga sekitar, terjadi di sejumlah daerah.

Berdasarkan catatan terhimpun TribunCirebon.com, kasus kematian pertama pada Sabtu 12 Juli 2021,  dua warga di Desa Cikadu, Kecamatan Nusaherang, ditemukan meninggal padawaktu dan tempat berbeda. Namun saat ditemukan kondisi korban itu sedang beristirahat di saung sekitar lahan pertanian daerah setempat.

“Kasus kematian warga Cikadu memang tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada jasad korban,” ungkap Kapolsek Kadugede, Iptu M Faisal dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (17/7/2021).

Selang berapa hari kemudian, korban kematian terjadi di Perum Kencana Ciharendong, Kuningan. “Betul ada penemuan mayat di perum yang mengeluarkan bau tak sedap dan kami diminta untuk menyemprot tempat kejadian sekaligus lingkungan sekitarnya,” kata Kepala UPT Damkar Kuningan.

Berikutnya korban meninggal dunia, yang ditemukan di kawasan pacuan kuda. “Korban meninggal di pacuan kuda, sebelumnya bareng sama teman wanita,” ujar Kasat Reskirm Polres Kuningan, AKP Danu Raditya Atmaja mewakili Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya. 

Baca juga: Warga Kaget Menemukan Mayat Laki-laki Saat akan Mengairi Sawah, Jasad Menyumbat Saluran Irigasi

Baca juga: Warga Desa Cikadu Kuningan Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Petani Tergeletak di Saung Kebun

Kejadian serupa menyusul ditemukan korban meninggal tanpa identitas di bantaran sungai kawasan Mini Zoo di Desa Bojong,Kecamatan Cilimus. “Korban setelah diperiksa itu tidak ada bekas kekerasan dan korban tidak memiliki identitas,” kata Kapolsek Cilimus, Kompol A Majid.

Kejadian terbaru yang menggemparkan warga dan tukang ojeg di kawasan Toko Sawalayan di Kecamatan Jalaksana – Kuningan, penemuan sesosok mayat di pinggir jalan.

 “Tadi laporan masuk itu tentang penemuan mayat di pinggir Jalan Raya Jalaksana depan swalayan Fajar Dusun Padamulya RT 001 RW 001 Desa Padamenak, Kecamatan Jalaksana Kuningan,” ungkap Kasat Reskrim AKP Danu Raditya Atmaja.

Hasil dari pemeriksaan korban oleh petugas, Danu menambahkan bahwa korban bernama Yulianti (45), yang diketahui sebagai pekerja yang mengurus rumah tangga di luar kota atau di alamat Jalan Dr Taruno Krajan RT 001 RW 009 Kelurahan Adiarsah Barat Kecamatan / Kabupaten Karawang.

“Berdasarkan saksi atau Maman (47) sekaligus juru parkir dan Aan (44) salah seorang pedagang di lokasi sekitar kejadian, bahwa korban berjenis kelamin perempuan dan memiliki nama Yulianti,” ujarnya.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap jasad korban, Danu mengatakan, tidak ditemukan luka atau bekas kekerasan pada tubuh korban. 

“Laporan petugas susai melakukan pemeriksaan, tidak sama sekali ditemukan tanda- tanda atau bekas kekerasan di jasad korban. Korban murni meninggal diduga serangan jantung,” ujarnya. 

Kasat Reskrim juga mengulas hasil daripada keterangan terhimpun dari para saksi tadi, korban sebelumnya baru turun dan bus, tepat berjarak beberapa meter atau di depan mesin ATM toko swalayan setempat, korban jatuh tergeletak. 

“Saat melihat jatuh tergeletak tadi, warga takut dan kemudian mendatangi Polsek Jalaksana, untuk melaporkan kejadian berlangsung tadi dan korban telah diserahkan kepada keluarganya,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved