Breaking News:

Pasokan Oksigen Langka, Pembudidaya Ikan dan Tukang Las di Kuningan Kesulitan Pertahankan Usaha

Pelaku usaha menengah di Kabupaten Kuningan kelimpungan untuk bertahan memenuhi kebutuhan hajat hidup

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Tukang las di Kecamatan Kuningan kesulitan menjalankan usaha karena pasokan tabung oksigen hingga sekarang tidak ada alias kosong. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pelaku usaha menengah di Kabupaten Kuningan kelimpungan untuk bertahan memenuhi kebutuhan hajat hidup di masa PPKM Darurat ini.

Mereka, terutama pekerja, jasa tukang las dan pembudidaya ikan. Kondisi ini dirasakan sejak sepekan terakhir akibat kesulitan mendapat pasokan oksigen dalam kemasan tabung.

Didi, salah seorang tukang las di Kecamatan Kuningan, saat ditemui mengatakan, untuk pasokan tabung oksigen hingga sekarang tidak ada alias kosong.

"Ini pas satu Minggu saya gak dapet tabung oksigen. Kata agen di sana, katanya tidak ada bagian tabung oksigen itu untuk usaha," katanya.

Meski tanpa pasokan oksigen sebagai modal untuk melakukan pematrian di bengkel las, mereka tetap bertahan seadanya.

"Cara bertahan, ya kami maksa pakai las listrik meski harus pinjam modal sana sini," katanya.

Baca juga: Efek PPKM Darurat, Sejumlah Perusahaan di Bandung Barat Tumbang, Para Bos Tak Mampu Bayar Karyawan

Baca juga: Dua Perusahaan Kimia di Indramayu Langgar PPKM Darurat, Didenda Rp 30 Juta

Baca juga: Info Lowongan Kerja di Anak Usaha BUMN, Infomedia Buka Loker untuk Lulusan SMA/SMK, D3 dan S1

Pinjam modal, kata dia karena untuk melakukan pengelasan listrik itu harus daya setrum tinggi dan harus punya adaptor atau mesin las listriknya.

"Untuk pemasangan daya listrik ini harus tiga paket dengan harga cukup mahal juga, kemudian mesin las listrik kami juga harus beli dari uang pinjaman lagi," ujarnya.

Sebagai tukang las, Didi mengaku sangat keteteran. Sebab jasa patri ini tidak semua bisa dilakukan dengan las listrik. "Iya kalau teknik las listrik itu khusus untuk besi dengan ukuran cukup tebal. Nah, kalau ngelas besi tipis atau las kuningan, itu bagaimana?" ujar Didi lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved