Breaking News:

Tukang Bakso di Kota Bandung Ini Sering Dikira Anggota Boyband K-Pop, Banyak Pelanggan Ngajak Foto

Warung Mi Bakso Kampung Abah di Jalan Waas Nomor 10 B, Batununggal, Kota Bandung mendadak viral dan ramai dikunjungi pembeli, lantaran pedagang bakso

Editor: Fauzie Pradita Abbas
istimewa
M. Daffa dan Sinva, dua remaja pedagang bakso di yang dinilai mirip artis Korea, tengah mengolah pesanan pembeli untuk di bawa pulang, Kamis (15/7/2021) 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Warung Mi Bakso Kampung Abah di Jalan Waas Nomor 10 B, Batununggal, Kota Bandung mendadak viral dan ramai dikunjungi pembeli, lantaran pedagang bakso di warung tersebut dinilai mirip dengan sosok artis K-Pop.

Adalah M. Daffa dan Sinva Tanzilla, dua remaja yang disebut mirip  artis asal negeri gingseng tersebut. Bahkan, karena parasnya yang mirip orang Korea, banyak masyarakat yang sengaja datang, selain untuk mencicipi lezatnya bakso, namun juga penasaran dengan kabar pedagang bakso mirip artis K-Pop.

Daffa mengaku, selama ini banyak orang yang menyebut dirinya mirip orang Korea, Jepang, atau Tiongkok (China), namun pria yang merupakan warga asli Cimahi tersebut, tidak begitu memperdulikan anggapan tersebut, terlebih ia tidak bisa berbahasa Korea atau Mandarin, kecuali Bahasa Sunda dan Indonesia.

"Ya banyak yang bilang saya mirip orang Korea, Jepang, atau China, karena lihat muka saya begini mungkin ya, tapi aslinya mah saya orang Cimahi, saya juga cuma bisa bahasa Indonesia dan Sunda. Kalau bahasa asing cuma Bahasa Inggris, tapi itu juga terbatas," ujar remaja usia 19 tahun tersebut saat di temui di warung Mi Bakso Kampung Abah, Kamis (15/7/2021).

M. Daffa dan Sinva, dua remaja pedagang bakso di yang dinilai mirip artis Korea, tengah mengolah pesanan pembeli untuk di bawa pulang, Kamis (15/7/2021) /
M. Daffa dan Sinva, dua remaja pedagang bakso di yang dinilai mirip artis Korea, tengah mengolah pesanan pembeli untuk di bawa pulang, Kamis (15/7/2021) / (Tribun Jabar / Cipta Permana)

Daffa pun tidak menampik, beberapa pembeli yang datang, mengajaknya untuk swafoto saat pesanannya selesai dihidangkan. 

"Ya ada beberapa orang yang udah beli, terus minta foto bareng, ya saya ikutin aja," ucapnya

Hal senada disampaikan Sinva, meski beberapa orang menilainya mirip orang Korea, namun dirinya merupakan yang warga Kota Bandung. Ia pun mengaku tidak dapat membaca huruf Hangeul atau berbahasa Korea

"Bahasa Korea yang bisa paling cuma  annyonghaseyo, kamsahamnida, atau kalimat perkenalan dan yang umum digunakan sehari-hari aja," ucapnya ditemui dilokasi yang sama.

Berdasarkan pengamatan TribunJabar.id, ramainya pengunjung warung bakso tersebut, bukan hanya karena paras dari para penjualnya, namun juga baik Daffa dan Sinva memang cukup piawaimengolah hidangan bakso yang lezat dengan harga yang ekonomis. Sehingga puluhan mangkok bakso pun dapat laris terjual setiap harinya.

Salah seorang pemilik Mi Bakso Kampung Abah, Indiska Hadiana mengaku, meskipun warung baksonya baru di buka seminggu lalu, namun selalu  ramai tiap harinya. Namun, sesuai dengan aturan PPKM Darurat yang ditetapkan pemerintah, pihaknya tidak melayani pembelian untuk makan di tempat, kecuali untuk di bawa pulang.

"Kita buka baru hari Minggu kemarin, tapi alhamdulilah banyak masyarakat yang suka dan kembali datang untuk beli bakso lagi.  Untuk sementara kita cuma layani pembelian take away ya, sesuai arahan PPKM dari  pemerintah," ujarnya saat ditemui.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved