Breaking News:

Riana Korban Penganiayaan Oknum Satpol PP Gowa Tak Hamil: Dia Bilang Pantas Dipukul Satpol PP

Korban penganiayaan oknum Satpol PP di Gowa, Riana histeris saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Thalia

Istimewa
Tangkapan layar petugas oknum Satpol PP Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. 

TRIBUNCIREBON.COM- Korban penganiayaan oknum Satpol PP di Gowa, Riana histeris saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Thalia, Panciro, Kecamatan Bajeng, Kamis (15/7/2021) sore. 

Didampingi suaminya Ivan, Riana mengaku didatangi petugas medis.

Saat akan mengecek kehamilan, petugas medis itu menyampaikan bahwa Riana tidak hamil.

"Laki-laki dia cek perut saya. Baru dia bilang pantas dipukul Satpol PP karena begitu gayamu," ujar Riana

Dia menjelaskan, saat itu dirinya sedang tidur saat petugas medis datang. 

Dari informasi dihimpun, petugas medis mendatangi Riana karena ingin di USG namun menolak. 

"Dia (dokter) datang dan menanyakan kenapa tidak mau di USG?," kata keluarga Riana di lokasi. 

Ditanyai tentang kehamilanya, Riana menjelaskan bahwa dirinya sedang dalam pengobatan. 

"Sayakan dalam pengobatan. Bisa lihat FB saya dan bulan lalu perut saya memang berbeda dan saya memang tidak ke dokter," katanya. 

Riana mengaku jika ia memiliki bukti sementara melakukan pengobatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved