Breaking News:

Polresta Cirebon Sekat Perbatasan Jabar - Jateng, Wajib Tunjukkan Surat Ini untuk Bisa Lewat

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, penyekatan tersebut bertujuan untuk membatasi mobilitas warga menjelang libur Iduladha.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, saat memasang stiker khusus di kendaraan yang mengangkut hasil produksi industri sektor kritikal dan esensial di Pos Penyekatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon menyekat ruas jalan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, penyekatan tersebut bertujuan untuk membatasi mobilitas warga menjelang libur Iduladha.

Menurut dia, penyekatan di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah dimulai sejak dinihari tadi hingga 20 Juli 2021.

Baca juga: Perbatasan Jabar-Jateng Ditutup Mulai Hari Ini, Polresta Cirebon & Polres Brebes Buat Posko Terpadu

"Seluruh kendaraan yang hendak memasuki Jawa Tengah langsung diputar balik," kata Arif Budiman saat ditemui di Pos Penyekatan Terpadu Losari, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/7/2021).

Ia mengatakan, penyekatan itu dilaksanakan secara selektif prioritas dan mengedepankan industri sektor kritikal serta esensial.

Namun, mereka harus menunjukkan sejumlah persyaratan yang telah ditentukan untuk melewati pos penyekatan.

Baca juga: Nelayan Asal Cirebon Masih Belum Ditemukan di Laut Selatan Cianjur, Pencarian Terkendala Gelombang

Di antaranya, surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test antigen maupun swab test PCR, surat IOMKI, dan lainnya.

"Tinggal ditunjukkan ke petugas di lapangan dan setelah diverifikasi akan diperbolehkan melintas," ujar Arif Budiman.

Dalam penyekatan itu, sejumlah petugas tampak bersiaga di jalur perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Mereka terlihat menghalau kendaraan yang hendak keluar dari wilayah Jawa Barat dan mengecek isi serta persyaratan dokumennya.

Saat dinyatakan lengkap, kendaraan tersebut langsung dipersilakan melintas. Jika tidak maka kendaraan itupun langsung diputar balik.

Selain itu, para petugas juga memasang stiker khusus di sejumlah kendaraan yang mengangkut hasil produksi industri sektor kritikal dan esensial.

"Agar petugas penyekatan bisa langsung mengetahuinya, sehingga diperbolehkan melintasi pos penyekatan," kata Arif Budiman.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved