Breaking News:

Nelayan Asal Cirebon Masih Belum Ditemukan di Laut Selatan Cianjur, Pencarian Terkendala Gelombang

Pada hari ketiga pencarian  Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian dengan tetap melakukan penyisiran darat dengan membagi tim menjadi 2 SRU.

Editor: Machmud Mubarok
Kantor SAR Bandung
Tim Basarnas Bandung melakukan pencarian terhadap Jamal, nelayan asal Cirebon, yang hilang saat perahunya diempas gelombang di pantai selatan Cidaun, Cianjur, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Pencarian terhadap Jamal (48), nelayan asal Cirebon, yang hilang di perairan Cidaun memasuki hari ketiga pencarian.

Hingga Jumat (16/7/2021) pukul 11.39 WIB hasil pencarian masih nihil, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pukul 13.00 WIB. Pada hari ketiga pencarian  Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian dengan tetap melakukan penyisiran darat dengan membagi tim menjadi 2 SRU.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan 2 SRU (Search and Rescue Unit) ini sama sama melakukan penyisiran darat.

"SRU 1 melakukan penyisiran darat dari Pantai Rancabuaya ke arah Pantai Jayanti menggunakan motor trail sejauh 12 KM  sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran darat dari Pantai Rancabuaya ke arah muara Cipancong sejauh 2,5 kilometer. Adapun pencarian menggunakan LCR belum bisa memungkinkan mengingat kondisi cuaca di lokasi kejadian kurang bersahabat," ujarnya melalui sambungan telepon.

Baca juga: 8 Hari Terombang-ombang di Lautan, Nelayan Jatim Diselamatkan Nelayan Pangandaran

Baca juga: Korban Ketiga Nelayan Tenggelam di Pangandaran Ditemukan, Tim Kesulitan Evakusi Korban Karena Ini

Nova Perdiana, Komandan Tim mengatakan kendala yang dihadapi tim yaitu tingginya gelombang sehingga  memungkinkan perahu/LCR turun melakukan penyisiran air. Selain itu juga banyaknya bebatuan di pesisir pantai dan ada beberapa titik tempat yang tidak bisa di jangkau walaupun dengan penyisiran darat.

Jamal (48) hilang saat perahu yang ditumpanginya dihempas ombak  pada Rabu (14/7/2021) yang menyebabkan satu orang rekannya bernama Tarmudi (40) meninggal dunia, sedangkan korban Jamal hingga saat ini masih dalam pencarian tim SAR Gabungan.

Adapun alut yang digunakan yaitu 1 Unit LCR Basarnas , 1 Unit Motor Trail , 1 Set Alkom, 1 Set Pal Medis dan APD Personal. Dengan unsur SAR di lokasi yaitu Basarnas Bandung, Polsek Cidaun, Pos AL Rancabuaya, Polsek Caringin Garut, BB 1% MC, Dinas Perikanan Kab. Cianjur, Retana Cianjur dan Baznas. (fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved