Breaking News:

Ringankan Beban Ekonomi Dampak PPKM Darurat, Pengusaha di Kuningan Sebar Ribuan Paket Sembako

Pengusaha di Kuningan bagikan ribuan paket sembako kepada warga di sejumlah Kecamatan di wilayah Kuningan Utara. 

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Emak emak mengemas paket sembako dari pengusaha untuk dibagikan kepadia warga membutuhkan di masa PPKM Darurat, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Pengusaha di Kuningan bagikan ribuan paket sembako kepada warga di sejumlah Kecamatan di wilayah Kuningan Utara. 

“Dimasa Pandemi Covid-19, selain membagikan paket sembako yang telah menjadi rutinitas sosial. Pembagian vitamin dan masker juga kami lakukan sama,” ungkap Haji Udin Kusnedi yang Anggota DPRD Kuningan saat FBL Tribun Jabar.Id di rumahnya di Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kamis (15/7/2021).

Paket sembako, kata Udin mengaku hingga sekarang sudah 5 ton beras 3 Ton telur yang sudah diberikan dalam bentuk kemasan. 

Baca juga: Jumlah Lansia Yang Ikuti Vaksinasi di Kuningan Baru 18 Persen, Remaja 18 Plus Masuk Daftar Prioritas

“Untuk kemasan itu berisi beras sekitar 2,5 kg,telur 1,5 kg, mie instan serta minyak kemasan. Pemberian paket sembako ini kepada warga di wilayah Kuningan Utara, seperti di Kecamatan Jalaksana saat ini berlangsung,” ujar pengusaha yang akrab disapa Udin sayur.

Terpantau dalam kegiatan tadi, sejumlah emak – emak terlihat senang saat melakukan pengemasan paket sembako.

“Iya untuk penegemasan kita libatkan beberapa warga dan suadara sekitar saja,”ujarnya. 

Terlepas dengan kegiatan pribadi, Udin mengaku sangat prihatin dengan kebijakan PPKM Darurat di Kuningan.

Baca juga: Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kuningan Banyak yang Kena Covid-19, tapi Pelayanan Masih Tetap Buka

Pasalnya tidak sedikit posko penjagaan yang tidak maksimal dalam memberlakukan penyekatan.

“Iya, kami lihat ada beberapa pos penyekatan yang sebelah kiri di buka tapi sebelah kanan ditutup. Seharusnya, pemerintah itu lebih serius dalam menerapkan kebijakan dalam mencegah penyebaran Covid-19,”ujarnya.

Mengenai banyak terdampak pada sektor ekonomi di lingkungan masyarakat, kata Udin mengatakan bahwa saat ini semua kegiatan usaha terdampak.

“Dampak ini jelas menimbulkan hokum ekonomi. Dimana diketahui saat permintaan barang banyak dan ketersedian barang sedikit, itu akan terjadi kenaikan harga beli,” ujar Udin lagi. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved