Breaking News:

Krisis Kantong Jenazah, Jasad Pasien Covid-19 di Lembang KBB Terpaksa Dibungkus Plastik Bening

Tim Disinfektan dan Pemulasaraan terpaksa membungkus jenazah pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri menggunakan plastik

Istimewa
Tim Disinfektan dan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Lembang. 

Setuju Perpanjang PPKM Darurat

Kesehatan Lebih Penting, Pemda KBB Setuju PPKM Darurat Diperpanjang

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) setuju terkait wacana pemerintah pusat yang akan memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 6 pekan kedepan.

Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin, mengatakan, Pemda KBB setuju PPKM Darurat tersebut diperpanjang karena dalam kondisi seperti ini pemerintah lebih mementingkan kesehatan masyarakat KBB.

"Iya (setuju), karena tentunya pemerintah pusat juga pasti penuh pertimbangan. Enggak mungkin (kebijakannya) asal-asalan," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (13/7/2021).

Disisi lain, Asep juga mengakui jika PPKM Darurat ini diperpanjang, nantinya perekonomian di KBB akan semakin terpuruk, termasuk akan sangat berdampak terhadap pengelola obyek wisata.

Hal tersebut karena selama penerapan PPKM Darurat ini obyek wisata harus ditutup, jam operasional untuk pasar tardisional dan supermarket dibatasi, dan tempat kuliner juga hanya melayani take away.

"Kalau kita berpikir kesana (perekonomian), tapi dari sisi kesehatan bobrok, saya pikir masalah ekonomi enggak akan maju juga, dan siapapun gak akan berani," kata Asep.

Menurutnya, jika melihat kondisi kasus Covid-19 yang saat ini masih tinggi, maka kondisi kesehatan memang harus diutamakan ketimbang kondisi perekonomian.

"Makanya kami sebagai pemerintah daerah, pasti akan mengikuti kebijakan pusat," ucapnya.

Asep mengatakan, berdasarkan hasil monitoring pemerintah pusat, bahwa penerapan PPKM Darurat ini sudah bisa menekan mobilitas masyarakat, termasuk di daerah Bandung Barat.

"Tapi upaya untuk lebih menurunkan mobilitas masyarakat masih terus ditingkatkan supaya pemaparan virus corona bisa ditekan, selain dengan cara meningkatkan target vaksinasi dan testing," ujar Asep.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved