Breaking News:

WASPADA, Seluruh Daerah di Ciayumajakuning Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19

Ciayumajakuning seluruhnya zona merah, yakni Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.

Editor: Machmud Mubarok
pikobar.jabarprov.go.id
Sebanyak 20 kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat kini berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19. Dengan demikian, hanya 7 daerah lainnya yang berstatus zona oranye atau kawasan risiko sedang penyebaran Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sebanyak 20 kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat kini berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19. Dengan demikian, hanya 7 daerah lainnya yang berstatus zona oranye atau kawasan risiko sedang penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat sampai Rabu (14/7), zona merah di kawasan Bodebek adalah Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan yang zona oranye hanya Kabupaten Bogor. 

Masih di kawasan Priangan Barat, Kota Sukabumi masuk Zona Merah, sedangkan Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur masih termasuk zona oranye. Di kawasan Purwasuka, Kabupaten Karawang masih zona merah, sedangkan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang masih zona oranye.

Kawasan Bandung Raya masih diliputi zona merah, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Sedangkan Kabupaten Sumedang masih zona oranye.

Baca juga: UPDATE: 15 Daerah di Jabar Zona Merah, Termasuk 4 Kota yang Baru Masuk, Berikut Nama Daerahnya  

Baca juga: Lockdown Mikro Darurat Tingkat RT Berstatus Zona Merah akan Diberlakukan di Majalengka

Priangan Timur pun tampak memerah, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar masuk zona merah. Hanya Kabupaten Pangandaran yang masih zona oranye. 

Sedangkan Ciayumajakuning seluruhnya zona merah, yakni Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.

Jumlah zona merah ini terus meningkat sejak pertengahan Juni 2021, yang masih terdapat 11 zona merah, kemudian bertambah menjadi 15 zona merah, dan kini menjadi 20 zona merah di Jabar.

Secara keseluruhan sampai Rabu (14/7) siang, jumlah kasus Covid-19 di Jabar mencapai 467.141 kasus, dengan angka kasus aktif 95.559 orang yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 368.822 orang dinyatakan sembuh dan 6.760 orang meninggal dunia.

Angka keterisian rumah sakit perawatan pasien Covid-19 di Jabar terus mengalami penurunan, dari awalnya di atas 90 persen pada dua pekan lalu, menjadi 85,18 persen pada Rabu (14/7). 

Baca juga: Masuk Zona Merah, Majalengka Perketat Mobilitas Masyarakat, Sejumlah Aktivitas Dilarang

Belum lagi, jumlah masyarakat yang menjalani isolasi mandiri juga cukup banyak. Dari 95.559 jumlah kasus aktif di Jawa Barat pada Rabu (14/7), hanya 16.299 orang yang dirawat di rumah sakit. Sedangkan sisanya sekitar 80 ribuan orang melakukan isolasi mandiri.

Di sebanyak 333 rumah sakit di Jabar yang menangani pasien Covid-19 sendiri, terdapat 19.135 tempat tidur perawatan pasien Covid-19. Kapasitas ini terus bertambah seiring dengan instruksi Gubernur Jabar Ridwan Kamil kepada semua rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas perawatan pasien Covid-19 sampai 60 persen kapasitas keseluruhan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved