Breaking News:

Pemilik Kafe yang Gelar Pesta Miras Ditemani PL di Indramayu Jalani Sidang, Begini Saat Divonis

Dua pemilik kafe yang kedapatan gelar pesta miras di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM Darurat) di Indramayu jalani sidang

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Salah satu pemilik kafe yang menggelar pesta miras (kanan) saat menjalani sidang tipiring secara virtual di Balai Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dua pemilik kafe yang kedapatan menggelar pesta miras di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat  ( PPKM Darurat) di Kabupaten Indramayu menjalani sidang, Rabu (14/7/2021).

Keduanya, dalam pelaksanaan sidang tipiring itu hanya mampu menunduk, seakan merasakan perasaan malu.

Mereka adalah pemilik Kafe Sahara dan Kafe Mexico, kedua kafe tersebut berlokasi di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Pegawai Kejaksaan di Majalengka Alih Profesi di Tengah Pemberlakuan PPKM Darurat

Baca juga: Belasan Pelaku Usaha di Kuningan Ikut Sidang Putusan Pelanggaran PPKM Darurat, Denda Masuk PAD Jabar

Para pemilik kafe tersebut menjalani sidang secara virtual di Balai Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu oleh Pengadilan Negeri Indramayu.

Pantauan Tribuncirebon.com, selama menjalani sidang, kedua pemilik kafe tersebut hanya mampu tertunduk.

Terlebih saat jaksa menyebutkan keduanya terbukti telah membuat kerumunan dengan menggelar pesta miras dengan ditemani wanita pemandu lagu (PL).

Barang bukti berupa bir atau minuman keras yang sebelumnya disita petugas juga dihadirkan sehingga membuat keduanya tidak bisa mengelak.

Baca juga: Kapolsek Losarang Berhentikan Kakek Penjual Sereh yang Tak Pakai Masker, Borong Semua Dagangannya

Baca juga: 4 Minimarket di Losarang Indramayu Divonis Denda Masing-masing Rp 5 Juta, Langgar PPKM Darurat

Kapolsek Losarang, Kompol Mashudi mengatakan, dalam sidang tersebut keduanya divonis bersalah dan dikenakan sanksi pidana denda sebesar Rp 5 juta atau hukuman kurungan badan 5 hari.

"Sudah diputuskan, tadi hukumannya denda Rp 5 juta atau kurungan badan 5 hari," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved