Breaking News:

PPKM Darurat Majalengka

Pegawai Kejaksaan di Majalengka Alih 'Profesi' di Tengah Pemberlakuan PPKM Darurat

Merebaknya penyebaran Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, membuat sejumlah kalangan mengalihkan 'profesinya' dari tupoksi utamanya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pegawai Kejari Majalengka melakukan penyemprotan di salah satu Masjid, Rabu (14/7/2021). 

Pada hari pertama penyemprotan, terdapat 5 Masjid yang ada di sekitar Majalengka Kota yang mendapat jatah semprotan dari ‘petugas penyemprotan dadakan’.

Ke-5 titik itu, yakni Masjid Kelurahan Cigasong, Masjid Raya Tonjong, Masjid PUI, Masjid Annur Kelurahan Majalengka Wetan, dan Masjid POM Bensin Jatipamor.

“Memanfaatkan disinfektan yang kami miliki. Untuk petugas sendiri, mengerahkan pegawai sebagai petugas yang melakukan penyemprotan,” ucapnya.

Giat penyemprotan itu, jelas dia, bukan pertama kalinya baksos yang dilakukan jajarannya.

Sebelumnya, pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan berupa sembako dan vitamin kepada masyarakat, khususnya mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Tidak jarang, teman-teman inisiatif sendiri untuk membantu sesama. Ibu saya korban Covid 19, saya harus berbuat kebaikan. Pokoknya mah walau kecil-kecilan, yang penting saya harus berbuat kebaikan,” jelas dia.

Salah satu pegawai Kejari Majalengka yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penyemprotan disinfektan, Tedy mengaku ia awalnya merasa ragu akan tugas 'barunya' di luar sebagai pegawai kejaksaan.

Namun, Kajari meyakinkan bahwa membantu orang terdampak Covid-19 dinilai sangat mulia.

"Pak Kajari meyakinkan kita bahwa membantu orang yang terdampak Covid-19 itu harus dari hati. Insyaallah akan dibalas sama Allah SWT," kata Tedy.

Ia mengungkapkan, pekerjaan barunya itu memang menambah jam kerjanya selama berada di kantor.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved