Rabu, 29 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kasus Covid-19 Melonjak, Stok Kebutuhan Oksigen di Majalengka Diklaim Aman

Stok kebutuhan oksigen di Kabupaten Majalengka diklaim aman. Meski, di tengah melonjaknya kasus Covid-19, kebutuhan oksigen meningkat.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Foto Biro Adpim Jabar
ILUSTRASI: Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melakukan koordinasi terkait manajemen distribusi oksigen di Kantor PT Migas Hulu Jabar, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Stok kebutuhan oksigen di Kabupaten Majalengka diklaim aman.

Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka mengakui bahwa saat ini kasus Covid-19 melonjak dan kebutuhan oksigen meningkat.

‘’Untuk saat ini masih cukup. Hanya pengirimannya saja yang kini meningkat,’’ ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Agus Susanto, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Pegawai Kejaksaan di Majalengka Alih Profesi di Tengah Pemberlakuan PPKM Darurat

Agus mengatakan, pengiriman oksigen dari PT Samator untuk dua RSUD di Kabupaten Majalengka, yakni RSUD Majalengka dan RSUD Cideres, semula dilakukan sepekan sekali.

Namun kini, pengiriman dilakukan dua hari sekali.

Agus tidak menyebutkan jumlah kebutuhan maupun pasokan oksigen ke dua RSUD tersebut.

Dia hanya menyebutkan, pasokan oksigen itu dalam bentuk liquid.

"Kita tidak pakai tabung, tapi pakainya yang liquid," ucapnya.

Baca juga: Bupati Majalengka Dukung Perpanjangan PPKM Darurat, Untuk Menyelamatkan Rakyat dari Pandemi Covid

Agus menyebutkan, saat ini, terdapat 28 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di RSUD Majalengka.

Sedangkan di RSUD Cideres, tercatat ada 23 orang yang menjalani perawatan.

Selain itu, adapula 5 warga Majalengka yang dirawat di rumah sakit di luar wilayah Majalengka.

Sementara untuk total kasus terkonfirmasi positif mencapai 8.504 kasus dengan 6.005 kasus sembuh dan 551 meninggal dunia.

Selain 56 orang yang menjalani perawatan di RS, sebanyak 1.892 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Adapula 6.005 pasien yang sudah sembuh dan 551 pasien lainnya yang meninggal dunia.

Untuk jumlah pasien yang meninggal itu, mengalami penambahan 20 orang dibandingkan sehari sebelumnya.

Agus mengakui, penambahan jumlah pasien yang meninggal cukup banyak.

Dia mengatakan, sebagian besar pasien tersebut meninggal di rumah sakit.

‘’Kebanyakan punya komorbid,’’ jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved