Breaking News:

DETIK-detik Mensos Risma Cari Kompor ke Pasar Bima Kota Bandung, Usai Marah-marah di Balai Wyataguna

Menteri Sosial, Tri Rismaharini sempat marah-marah ke pegawai Kemensos yang ada di Balai Wyataguna, Kota Bandung, Selasa (13/7/2021).

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar
Mensos Tri Rismaharini marah-marah saat tinjau dapur umum di Balai Wyataguna, Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Menteri Sosial, Tri Rismaharini sempat marah-marah ke pegawai Kemensos yang ada di Balai Wyataguna, Kota Bandung, Selasa (13/7/2021).

Mensos Risma marah-marah disebabkan karena kompor gas yang kurang untuk disimpan di dapur umum.

Tak hanya kompor gas, Risma juga menanyakan kepada Tagana seluruh peralatan yang ada di sana untuk dikeluarkan.

Baca juga: Mensos Risma Marah-marah Soal Kompor Kurang di Dapur Umum Wytaguna, Ancam Pindahkan Pegawai ke Papua

Dapur umum di Wyataguna ini diminta untuk membuat sebanyak 2.000 nasi kotak dan dibagikan kepada para petugas seperti tenaga kesehatan, polisi, dishub, satpol, hingga petugas makam se-Bandung Raya selama masa PPKM darurat.

"Kompor mana lagi kompor?" katanya. 

"Kalau tak ada lagi biar saya yang carikan," ujarnya menambahkan sambil berlalu ke mobilnya untuk mencari kompor ke Jalan Bima dan Arjuna.

Baca juga: Mensos Tri Rismaharini Marah-marah di Wyata Guna Bandung, Ini Rakyat Butuh, Mana Perasaan Kalian

Rombongan Mensos sempat beberapa kali tertahan di titik-titik penyekatan sampai akhirnya petugas kepolisian membuka barier penyekat.

Risma sempat turun dari mobilnya dan menuju satu bangunan yang merupakan pabrik logam, namun hasilnya nihil tak ada kompor karena tempat itu hanya sediakan beragam wajan.

Pantauan Tribun, Risma kembali lagi ke mobilnya dan mencari-cari sampai rombongan melewati Pasar Bima, tetapi tetap dia tak menemukannya lantaran tidak ada toko peralatan dapur yang buka di masa PPKM darurat, hingga mereka mencarinya ke kawasan Pasar Baru.

Risma kemudian kembali ke Balai Wyataguna dan pencarian kompor dilanjutkan oleh pegawainya untuk mencari ke Kantor Dinas Sosial di daerah se-Bandung Raya.

"Ya sudah ready (kompor). Mudah-mudahan besok sudah terealisasi membuat nasi kotak sebanyak 2.000," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved