Idul Adha 1442 H

Amalan-amalan Sunnah yang Boleh Dikerjakan Umat Muslim Sebelum dan Sesudah Idul Adha 1442 H

Berikut daftar amalan sunnah yang dapat dilakukan sebelum dan sesudah Idul Adha 2021.

Editor: Mumu Mujahidin
123
berdoa: Amalan-amalan Sunnah yang Boleh Dikerjakan Umat Muslim Sebelum dan Sesudah Idul Adha 1442 H 

TRIBUNCIREBON.COM - Umat muslim di seluruh dunia akan mearaykan Hari Eaya Idul Adha 1442 H.

Berdasarkan kalender masehi Idul Adha 1442 H jatuh pada tanggal 20 Juli 2021.

Sebelum merayakan Hari Raya Idul Adha ada sejumlah amalan yang dapat dilakukan menjelang lebarah haji atau lebaran kurban tersebut.

Berikut daftar amalan sunnah yang dapat dilakukan sebelum dan sesudah Idul Adha 2021.

Anda juga dapat menyimak keutamaan bulan Dzulhijjah di akhir ulasan.

Seperti diketahui Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal bulan Dzulhijjah 1442 H.

Menurut PP Muhammadiyah, 1 Dzulhijjah 1442 H jatuh pada Minggu Pon, 11 Juli 2021.

Ijtimak jelang Dzulhijjah 1442 H terjadi pada Sabtu Pahing, 10 Juli 2021 pukul 08.19.35 WIB.

Dengan demikian, Idul Adha 2021 jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021 karena bertepatan dengan 10 Zulhijah 1442 H.

Sebelum melaksanakan perayaan Idul Adha umat muslim dianjurkan melakukan sejumlah amalan selama 10 hari sebelum waktu penyembelihan Qurban. 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Nabi Muhammad pernah menyinggung soal keutamaan amalan sunnah di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Baca juga: Niat Puasa Sunnah Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha, Berikut Jadwal Pelaksanaanya

Rasulullah SAW bersabda

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ . يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).”

Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?”

Rasulullah SAW menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.”

Lantas amalan apa saja yang bisa dilakukan dalam 10 hari pertama bulan Dzulhijjah?

1. Berdzikir

Salah satu amalan yang dianjurkan dilakukan pada 10 hari utama ini adalah berdzikir.

Umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca tahlil, takbir, dan tahmid.

“Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan pada tanggal 1 – 10 Dzulhijjah. Oleh karena itu, perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid pada hari itu.”

(HR. Ahmad dan Sanadnya dishahihkan Syekh Ahmad Syakir).  Seperti dilansir dari Tribun Jateng: Amalan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Sebelum Idul Adha, Tak Hanya Puasa Arafah dan Tarwiyah

2. Berpuasa

Selain berdzikir, umat muslim juga dianjurkan untuk berpuasa.

Umat muslim bisa menjalankan puasa sunah sejak tanggal 1 hingga puasa Arafah dan Tarwiyah.

Menurut perhitungan, puasa Dzulhijjah tanggal 1-7 Dzulhijjah = Minggu, 11 Juli 2021 - Jumat 17 Juli 2021.

Dan puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) pada Sabtu 18 Juli 2021.

Sementara itu, hari Arafah (9 Dzulhijjah) jatuh pada Minggu, 19 Juli 2020.

Ada pula puasa Senin Kamis yang dapat dilakukan oleh umat muslim.
Berikut niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah jelang Idul Adha 2021 dengan lafal latin dan artinya:

Untuk niat puasa sebenarnya tidak ditemui di berbagi hadits tentang pelafalannya.

Rasulullah dan para sahabat melaksanakan puasa tanpa melafalkan niat.

Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu menjelaskan bahwa semua ulama sepakat bahwa tempat niat adalah hati.

Melafalkan niat bukanlah syarat, namun ia disunnahkan oleh jumhur ulama selain mazhab Maliki dengan maksud membantu hati dalam menghadirkan niat.

Sedangkan menurut mazhab Maliki, yang terbaik adalah tidak melafalkan niat karena tidak ada sumber dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Namun ada pula ulama yang memberikan lafal niat untuk puasa sebagai berikut :

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shouma ‘arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa)

Artinya: saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.

Baca juga: Sidang Isbat Penetapan Idul Adha 2021 Nanti Sore, 10 Zulhijah Jatuh Pada Tanggal Berapa? Cek di Sini

Niat Puasa Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Dikutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Ust.M. Syukron Maksum via Tribunjateng.com, berikut penjelasan lebih lanjut mengenai keutamaan menjalankan Puasa Arafah, di antaranya:

Menebus dosa tahun lalu dan yang akan datang

Dengan berpuasa Arafah maka Allah SWT akan memberikan ampunan atas dosa-dosa di tahun lalu dan yang akan datang.

Hal tersebut sebagaimana sesuai sabda Rasulullah SAW:

"Dapat menebus dosa tahun yang lalu dan yang akan datang." (HR. Muslim).

Dalam hadis lain juga diungkapkan Rasulullah bersabda:

"Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang berlalu dan tahun yang akan datang". (Riwayat jamaah ahli hadis kecuali Bukhori dan Turmudzi).

Dengan itu menjadi kabar baik bagi seluruh umat Muslim.

Baca juga: Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha 2021, Lengkap dengan Bacaan Niat Puasanya

3. Mandi pagi sebelum salat Idul Adha

Salah satu amalan yang bisa kamu lakukan.

Dimana setiap umat muslim disarankan untuk mandi dan membersihkantubuhnya agar tidak mengganggu Jamaah pada salat idul fitri maupun Idul Adha dan disunahkan mandi subuh atau mandi pagi lebaran.

4 Merapikan kuku, mencukur rambut dan memakai parfum

Pada saat pagi lebaran, seorang muslim disunahkan untuk mencukur rambut, merapikan kuku, mengenakan wangi-wangian dan berpenampilan rapi.

5. Berjalan kaki ketempat salat

Jika tempat salat tidak begitu jauh maka di sunnahkan untuk berjalan kaki menuju tempat dilaksanakan salat ied.

Dan berikut ini amalan yang bisa dilakukan setelah Salat Idul Adha antara lain :

1. Makan setelah selesai melaksanakan Sholat Idul Adha

Pada saat lebaran Idul Adha banyak umat muslim yang melakukan kurban.

Dan amalan yang bisa dilakukan setelah selesai melaksanakan Sholat Idul Adha yaitu makan setelah pulang dari salat dan menikmati hasil kurban.

2. Pulang dengan rute jalan yang berbeda

Ketika pulang setelah selesai salat ied hendaklah memilih rute yang berbeda dimana setiap Langkah menuju tempat ibadah akan mendapatkan pahala.

3. Bersilaturahmi dengan kerabat dan tetangga

Di mana setelah selesai Sholat Idul Adha umat muslim disarankan untuk mengunjungi rumah kerabat, tetangga dan orang terdekat lainnya.

Dan saling mengucapkan selamat hari raya dan saling memaafkan agar hubungan semakin erat dan menyambung tali silaturahmi.

Catatan: Karena sekarang sedang pandemi, maka ada kondisi khusus yang membuat kita lebih baik bersiturahmi lewat telefon atau video call.

Berita lain terkait Idul Adha 2021

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved