Aksi Berujung Rusak Mobil Polisi di Tasikmalaya Membuat Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Angkat Bicara

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum sangat menyayangkan adanya aksi kekerasan yang mewarnai unjuk rasa tuntutan pembebasan Habib Rizieq Shihab

Editor: dedy herdiana
dokumentasi Polres Tasikmalaya
Tiga mobil dinas Polres Tasikmalaya dirusak massa aksi di kantor Kejaksaan Negeri Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/7). 

Massa akhirnya berhasil ditangani setelah datang pasukan tambahan dari Polres Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Pihaknya sudah mengamankan sejumlah pengunjuk rasa ke Mapolres berikut barang bukti.

"Kami masih mencari siapa yang memulainya. Karena awalnya aki berjalan damai," ujar Rimsyahtono. 

Puluhan orang pun diamankan pascaaksi unjuk rasa berujung ricuh yang menyebabkan tiga mobil polisi dirusak ini.

"Sebanyak 31 orang kami amankan," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono.

Di antaranya ada anak di bawah umur sebanyak 13 orang. Selebihnya pria dewasa sebanyak 18 orang.

Saat ini pihaknya masih memeriksa 31 warga tersebut dan mengorek keterangan asal kelompok mereka.

"Sejumlah rekaman video sudah kami kumpulkan untuk bahan penyelidikan," kata Kapolres.

Seperti diketahui, massa melakukan aksi unjuk rasa di luar pintu gerbang kantor Kejaksaan Negeri Singaparna.

Mereka menuntut dibebaskannya HRS yang sudah divonis 4 tahun dan saat ini sedang mengajukan banding.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved