Breaking News:

24 Pasien Covid-19 Kota Tasikmalaya Meninggal Dunia Dalam Dua Hari Ini, Proses Pulasara Sempat Antre

Pasien positif Covid-19 Kota Tasikmalaya yang meninggal dunia kembali melonjak, Minggu (11/7) hingga Senin (12/7) pagi.

Editor: dedy herdiana
dokumentasi Polsek Tawang
Petugas membawa jasad Al yang ditemukan tak bernyawa di kosannya, Jalan Paledang, Kota Tasikmalaya, Minggu (11/7). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Pasien positif Covid-19 Kota Tasikmalaya yang meninggal dunia kembali melonjak, Minggu (11/7) hingga Senin (12/7) pagi.

Angka kematian Covid-19 selama dua hari itu mencapai 24 orang.

Sebagian besar meninggal dunia di ruang isolasi RSU dr Soekardjo.

Baca juga: Duka Cita Mendalam, Wali Kota Bandung Oded Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Bupati Bekasi

"Sampai malam sebanyak 18 orang. Kemudian pagi ini tambah lagi enam orang," kata Koordinator Pemulasaraan Kamar Mayat RSU, Ajat Sudrajat, yang ditemui Senin (12/7) siang.

Menurut Ajat, seluruh pasien meninggal bisa ditangani dengan baik, walau petugas pemulasara harus bekerja siang malam.

"Peti jenazah khusus untuk pasien Covid-19 juga sudah kami buat di sini, dan memenuhi standar kelayakan. Baik dari kualitas maupun syariah," kata Ajat.

Pada Minggu sore, lanjut Ajat, jumlah pasien meninggal waktunya hampir bersamaan sehingga sempat antre dipulasara.

Baca juga: Bantu Tracing, Kejaksaan Negeri Distribusikan Ratusan Alat Swab Antigen untuk Lapas Majalengka

"Tapi akhirnya semuanya bisa tertangani dan kemudian dimakamkan oleh tim pemakman BPBD dan Dinkes (Dinas Kesehatan, Red)," ujar Ajat.

Kepala Dinkes Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, mengimbau warga tetap mematuhi aturan PPKM darurat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved