Breaking News:

Oknum Pungli Pemakaman Pasien Covid-19 Dipecat dan Diperiksa Polisi, Ridwan Kamil Bilang Begini

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan oknum-oknum yang memungut biaya untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19 sudah dipecat dan diperiksa.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Biro Adpim Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan oknum-oknum yang memungut biaya untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19 di TPU Cikadut, Kota Bandung, sudah dipecat dan diperiksa pihak kepolisian.

Gubernur Ridwan Kamil pun menyatakan bahwa pemakaman pasien Covid-19 tidak dipungut biaya.

"Terkait berita pungli pemakaman yang terjadi Cikadut ini, oknum-oknum tersebut sudah langsung dipecat dan sekarang diperiksa oleh kepolisian. Oknum-oknum tersebut ternyata melakukan modus ini tidak hanya kepada nonmuslim namun kepada keluarga jenazah Covid-19 yang muslim juga," kata Ridwan Kamil melalui akun instagramnya, Minggu (11/7).

Ridwan Kamil mengatakan pemakaman pasien Covid-19 di mana pun dinyatakan gratis karena proses pemakamannya sudah dibayar negara melalui pemerintah kota atau kabupaten setempat.

Baca juga: Waktu Berjemur Paling Tepat Agar Tak Terinfeksi Virus Corona, Bukan Jam 09.00 untuk Tingkatkan Imun

"Pemakaman pasien Covid-19 tidak dipungut biaya karena semua petugas sudah dibayar bulanan oleh pemkot/kabupaten sebagai instansi pengelola," katanya.

Ridwan Kamil pun meminta maaf atas dinamika yang terjadi di lapangan karena seharusnya hal ini tidak terjadi.

"Saya juga sudah berkoordinasi dengan Pemkot Bandung melalui Wakil Walikota agar memperbaiki dan meningkatkan pengawasan terkait pemakaman Covid-19 di wilayahnya. Agar kejadian serupa tidak terulang," katanya.

Ridwan Kamil pun mengatakan ia meminta walikota dan bupati di 27 kota dan kabupaten di Jabar untuk memastikan pemakaman pasien Covid-19 tanpa kendala.

"Juga arahan yang sama juga disampaikan kepada kota kabupaten lainnya agar memastikan pelayanan kepada publik harus optimal dan tidak berbayar. Hatur nuhun," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved