Breaking News:

Berita Hoax di Indramayu

Ibu Hamil Meninggal Usai Disuntik Vaksin di Indramayu, Polisi Ungkap Fakta-fakta Sebenarnya

Polisi juga sudah mengkonfirmasi kebenaran tersebut kepada Puskesmas Balongan bahwa tidak ada ibu hamil yang meninggal akibat vaksin di sana.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
istimewa/Humas Polres
Ibu rumah tangga (IRT) berinisial S (36) warga Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu penyebar hoax saat membuat surat pernyataan di Mapolres Indramayu. Indramayu 

Postingan tersebut memperlihatkan sebuah video orang berkumpul dengan diikuti suara teriakan dengan diberikan kalimat. 

“Viralkan Gaez... Ya allah uong meteng di vaksin langsung ninggal, (Viralkan... ya allah orang hamil di vaksin langsung ninggal)," tulis akun Facebook tersebut.

Lanjut AKP Luthfi Olot Gigantara, S yang tidak mengetahui kebenaran postingan tersebut lalu memposting ulang di statusnya pribadi.

S beralasan membuat postingan tersebut karena merasa kasihan dan ingin meneruskan berita tanpa ada maksud apapun.

Ibu rumah tangga itu juga meminta maaf setelah membuat warga geger dengan postingan yang dibuatnya.

S juga diketahui sudah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan.

Di sisi lain, AKP Luthfi Olot Gigantara mengingatkan kepada masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial.

Di tengah pandemi ini banyak beredar kabar bohong atau hoax yang meresahkan warga.

"Hati-hati memposting informasi jika kebenarannya diragukan. Lebih baik bertanya langsung kepada pihak berwenang untuk klarifikasi terlebih dahulu," ujar dia.

Membuat Resah

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved