Breaking News:

Politik

Susi Pudjiastuti Berani Nyindir Luhut Panjaitan: Mau Razia Obat Kok Bilang-bilang, ya Diumpetin

Luhut juga mengaku pihaknya sudah mengidentifikasi keberadaan dari para produsen obat ini.

KOMPAS.COM/MUTIA FAUZI
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Selasa (2/7/2019).) 

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada seluruh produsen obat yang ada di Indonesia agar tidak melakukan penimbunan di masa pandemi Covid-19.

Bahkan Luhut memberikan ancaman, apabila masih terjadi kenaikan harga karena kelangkaan obat, maka pihaknya akan melakukan razia.

Luhut juga mengaku pihaknya sudah mengidentifikasi keberadaan dari para produsen obat ini.

"Saya tekankan apabila dalam tiga hari ke depan kami masih mendapatkan harga-harga obat-obatan cukup tinggi, atau terjadi kelangkaan."

"Maka kami akan mengambil langkah-langkah tegas dengan merazia seluruh gudang-gudang mereka yang sudah kami identifikasi keberadaannya," kata Luhut dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (10/7/2021).

Ancaman Luhut tersebut pun mendapatkan sindiran dari Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Sindiran Susi disampaikan melalui akun Twitter resminya, @susipudjiastuti.

Dalam cuitannya susi mengatakan jika Luhut sudah memberitahukan akan dilakukan razia dalam tiga hari ke depan, maka para produsen obat ini akan bisa memindahkan dan menyembunyikan obat-obat yang ditimbunnya.

"Razia kok kasih tahu 3 hari lagi, ya bisa dipindah dan diumpetin. Masa razia dikasih tahu," tulis Susi.

Cuitan Susi tersebut pun hingga kini Sabtu (10/7/2021) telah mendaoatkan 2.107 retweet dan disukai oleh 6.705 pengguna Twitter lainnya.

Tanggapan layar cuitan Susi Pudjiastuti
Tanggapan layar cuitan Susi Pudjiastuti yang menanggapi pernyataan Luhut Binsar Panjaitan soal razia produsen obat.
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved