Breaking News:

Langgar PPKM Darurat Honda Prospect Motor Karawang Didenda Rp 15 Juta, Ini Pelanggarannya

perusahan tersebut juga terbukti masih melaksanakan proses produksi sampai 100 persen dengan alasan kejar target.

Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com
Beredar kabar bahwa Indonesia segera memberlakukan pembatasan yang lebih ketat atau PPKM Darurat dalam beberapa hari ke depan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Satgas Penanganan Covid-19 menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp15 juta kepada PT Honda Prospect Motor (HPM) yang berada di Kawasan Industri Mitra (KIM) lantaran melanggar PPKM Darurat.

"Kami menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 15 juta," kata Wakil Ketua Satgas Covid-19, Letkol Inf Medi Hario Wibowo, saat meninjau prokes dan PPKM Darurat di Bank BJB Cabang Karawang, Jumat (9/7/21).

Dandim 0604/Karawang itu mengungkapkan, perusahaan tersebut terbukti tidak memiliki struktur Satgas Penanganan Covid-19 di internal.

Kemudian mereka tidak mematuhi aturan PPKM Darurat, dimana perusahan tersebut juga terbukti masih melaksanakan proses produksi sampai 100 persen dengan alasan kejar target.

Baca juga: 3 Pabrik di Jatiwangi Majalengka Langgar PPKM Darurat, Pekerjakan Karyawan Lebih dari 50 persen

"Tempat makan juga tidak memenuhi protokol kesehatan," katanya.

Sementara Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, masih melihat ada atau tidaknya potensi pelanggaran pidana yang dilakukan perusahaan tersebut.

"Nanti kita lihat. Sejauh ini kami terapkan aturan Perda Jawa Barat dengan sidang tindak pidana ringan berupa denda," katanya.

Rama menjelaskan, dalam pelaksanaan denda pelanggar PPKM Darurat penegak hukum sudah mendenda lebih dari 50 individu yang terbukti tidak mengenakan masker.

Rentang denda bervariasi, dari mulai Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu paling besar.

"Perusahaan atau instansi pun ada yang didenda dari rentang Rp 15 juta, Rp 6 juta, sampai Rp 13 juta," katanya.

Baca juga: Alhamdulillah, Tukang Bubur Ayam Tak Jadi Didenda Rp 5 Juta karena Ada Hamba Allah yang Bayarin

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved