Breaking News:

PPKM Darurat Majalengka

Dalam 3 Hari Denda PPKM Darurat di Majalengka Mencapai Rp 68 Juta, Langsung Disetorkan ke Kas Negara

Kajari Majalengka, Dede Sutisna mengatakan, denda menjadi salah satu bentuk sanksi terhadap sasaran operasi tersebut.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Tim Jaksa Kejaksaan Negeri Majalengka langsung menggelar sidang denda kepada para pelaku usaha di Majalengka, Selasa (6/7/2021). 

Dia menegaskan, operasi yustisi tersebut akan terus dilakukan jajarannya.

Baca juga: Kejaksaan Majalengka Bantu Penindakan Penerapan PPKM Mikro Darurat, Bentuk Tim Jaksa

Dengan demikian, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan bisa semakin tumbuh.

"Operasi yustisi akan terus dilakukan. Sehingga PPKM Darurat di Kabupaten Majalengka berhasil sesuai dengan yang diharapkan,” katanya.

Sementara, operasi yustisi sendiri melibatkan petugas gabungan dari Polri, PN, Kejari, dan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Majalengka.

Dalam pelaksanaannya, petugas dari Polri dan Satpol PP melakukan penyisiran ke beberapa titik yang diduga melakukan pelanggaran PPKM Darurat.

Ketika ditemukan pelanggaran, selanjutnya mereka akan disidang di hadapan hakim dari PN Majalengka.

Baca juga: Dalam Waktu 3 Hari, Denda Pelanggar PPKM Darurat di Indramayu Sudah Terkumpul Rp 165 Juta

Pelanggaran Setiap Hari

Petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP masih menemukan sejumlah pelanggar prokes dalam masa PPKM Darurat yang digelar Kabupaten Majalengka, Rabu (7/7/2021).

Diketahui, para pelanggar prokes itu terdiri dari pelaku usaha yang berada di Kecamatan Majalengka.

Mereka langsung diadili dengan diberi sanksi tipiring dan langsung disidang ditempat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved