Breaking News:

Virus Corona

Cara Pakai Oximeter, Waspada Jika Saturasi Oksigen Pasien Covid-19 Kurang dari 95 Akan Alami Hal Ini

Imbauan untuk menyiapkan oximeter di rumah juga pernah dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), beberapa waktu lalu.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
(Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)
Pulse Oximeter atau Oksimeter, pengukur oksigen tubuh manusia 

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) memberi saran agar pasien Covid-19 untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah.

Syaratnya, mereka adalah pasien Covid-19 yang tak bergejala dan gejala ringan.

Seorang pasien Covid-19 dikatakan tak bergejala jika frekuensi napas terhitung 12-20 per menit dengan tingkat saturasi oksigen lebih dari 95 persen.

Meski demikian, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan pasien Covid-19 selama menjalani isolasi mandiri di rumah.

Satu di antaranya menyediakan oximeter/oksimeter dan termometer di rumah.

Imbauan untuk menyiapkan oximeter di rumah juga pernah dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), beberapa waktu lalu.

Lantas, apa itu oximeter?

Pulse Oximeter atau Oksimeter, pengukur oksigen tubuh manusia harga sekitar 2000 yen.
Pulse Oximeter atau Oksimeter, pengukur oksigen tubuh manusia harga sekitar 2000 yen. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Oximeter adalah sebuah alat kecil seperti klip yang berfungsi untuk mengukur saturasi oksigen.

Dikutip dari healthline.com, oximeter adalah tes non-invasif dan tanpa rasa sakit yang dapat mengukur tingkat saturasi oksigen atau kadar oksigen dalam darah.

Oximeter dapat secara cepat mendeteksi perubahan kecil dalam seberapa efisien oksigen dibawa ke ekstremitas terjauh dari jantung, termasuk kaki dan lengan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved