Breaking News:

Sidang Lanjutan Ibu Gugat Anak di Majalengka, Kuasa Hukum Tergugat Yakin Ada Titik Temu

Kasus ibu gugat anak di Majalengka Kuasa Hukum tergugat (Ika Wartika) membenarkan bahwa sidang kali ini masih dalam Agenda pembuktian dari penggugat.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ika Wartika sempat datang ke rumah ibu angkatnya Sri Mulyani untuk meminta maaf terkait kasus yang sedang dihadapi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sidang lanjutan gugatan perdata pembatalan akta lahir Ika Wartika alias Kwik Gien Nio oleh Ibunya yang digelar pada Kamis Siang (08/07/2021) masih berkutat pada pembuktian tertulis penggugat.

Padahal dalam agenda sidang sebelumnya pada Kamis (01/07) minggu lalu, seharusnya sidang hari ini memasuki Agenda Pembuktian dari tergugat.

Namun karena majelis hakim menilai adanya pembuktian penggugat yang harus diperbaiki dan ditambahkan, maka sidang pun masih berkutat pada pembuktian dari penggugat.

Cahyadi salah satu Kuasa Hukum tergugat (Ika Wartika) membenarkan bahwa sidang kali ini masih dalam Agenda pembuktian dari penggugat.

Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio saat hendak meninggalkan Pengadilan Negeri Majalengka selepas menjalani sidang gugatannya kepada anaknya yang bernama Ika Wartika alias Kwik Gien Nio pada Selasa (13/4/2021).
Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio saat hendak meninggalkan Pengadilan Negeri Majalengka selepas menjalani sidang gugatannya kepada anaknya yang bernama Ika Wartika alias Kwik Gien Nio pada Selasa (13/4/2021). (Istimewa)

Karena menurutnya, ada dua bukti catatan dari penggugat yang harus diperbaiki dan ditambahkan.

"Tadinya agenda sidang hari ini adalah pembuktian dari kita, cuman karena pada sidang yang lalu ada dua bukti tertulis yang harus ditambahkan dan diperbaiki akhirnya sidang kali ini masih sidang pembuktian dari penggugat," ujar Cahyadi, Kamis (8/7/2021).

Menurut Cahyadi, dalam persidangan minggu lalu ada 10 bukti surat yang disodorkan penggugat Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio kepada majelis hakim.

Namun menurutnya hanya 8 bukti yang diterima majelis hakim dan dua bukti surat tidak jelas.

Dua bukti surat yang tidak jelas tersebut, menurut Cahyadi, di antaranya surat pengantar keterangan lahir Kwi Gin Nyo dari bidan dan surat akte kematian Andi Kurnedi alias Auw Kim Tjeng.

Baca juga: FAKTA BARU Kasus Ibu Gugat Anak di Majalengka, Tergugat Sebut Penggugat Salah Sasaran

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved