Breaking News:

PPKM Darurat Indramayu

Ruas Jalan di Pusat Kota Indramayu Mendadak Sepi Hari Ini, Toko-toko Tutup Hingga Jalanan Lengang

Ruas jalan protokol di pusat kota Indramayu mendadak sepi aktivitas, seperti 'kota mati', Kamis (8/7/2021).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Jalan RA Kartini Indramayu sepi aktivitas, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ruas jalan protokol di pusat kota Indramayu mendadak sepi aktivitas, seperti ' Kota Mati', Kamis (8/7/2021).

Hal ini seiring dengan serentaknya petugas gabungan turun ke jalanan guna menutup seluruh toko yang tetap nekat membuka usahanya.

Toko-toko itu tidak masuk dalam pengecualian toko yang diizinkan buka selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. 

Baca juga: Petugas Gabungan Tutup Paksa Toko-toko di Indramayu, Tetap Bandel Saat PPKM Darurat Siap-siap Sanksi

Selain kantor sektor esensial dan critikal, toko sembako, kebutuhan pokok, makanan, serta obat-obatan, semua sektor usaha lainnya wajib tutup.

Kondisi sepinya ruas jalan protokol ini juga karena adanya penyekatan jalan dalam kota yang dilakukan petugas.

"Tujuan kita demi mengurangi mobilitas masyarakat sehingga pandemi Covid-19 ini bisa kita cegah," ujar Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Teguh Wibowo menambahkan, penerapan PPKM darurat yang sudah dimulai sejak 3 Juli kemarin ini bisa dikatakan cukup berhasil di Kabupaten Indramayu.

Baca juga: PN Indramayu Pastikan Uang Denda Pelanggar PPKM Darurat Langsung Disetorkan ke Kas Negara

Hal tersebut dibuktikan juga dengan terus menurunnya jumlah pasien yang terkonfirmasi Covid-19 per harinya.

Dari semula ratusan orang terpapar Covid-19, kini rata-rata hanya puluhan orang terkonfirmasi setiap hari.

Masih disampaikan dia, jumlah keterisian Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tempat tidur perawatan pasien Covid-19 yang awalnya selalu penuh, kini mulai mengalami kekosongan.

Termasuk pasien yang sembuh, jumlahnya terus mengalami peningkatan yang signifikan.

"Tapi tetap, kita tidak ingin lengah, setiap hari kita akan terus lakukan pengetatan selama PPKM darurat ini demi mencegah penularan Covid-19," ucapnya.

Berdasarkan pantauan Covid-19 yang dilakukan Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, diketahui sudah mencapai 12.513 orang.

Dengan rincian, 1.888 orang masih menjalani perawatan, 10.163 orang sembuh, dan 462 orang meninggal dunia.

Baca juga: Langgar PPKM Darurat, Pengusaha Indramayu Lebih Pilih Masuk Penjara daripada Bayar Denda Rp 5 Juta

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved