Breaking News:

Warga Heboh Ada Foto Penampakan Makhluk Halus Saat Pemakaman Pasien Covid-19, Ini Penjelasan Kades

Warga Kuningan geger dengan beredarnya foto yang menunjukkan penampakan makhluk halus saat pemakaman jenazah pasien Covid-19

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Warga Kuningan geger dengan beredarnya foto yang menunjukkan penampakan makhluk halus saat pemakaman jenazah pasien Covid-19. Itu terjadi saat warga dan petugas berpakaian APD sedang berdoa di tempat pemakaman umum Blok Ciloklok, Desa / Kecamatan Cilimus, Kuningan Jawa Barat.

Dari foto yang beredar, terlihat ada sosok di atas dahan pohon, tepat di atas warga yang sedang berdoa. Namun sosok itu tidak terlihat jelas karena gelap.

"Adanya foto soal penangkapan itu gak tahu, tadi kami sedang lakukan solat jenazah dan untuk foto itu, saya anggap hanya daun. Coba saja dizoom fotonya," ungkap Kepala Desa Cilimus, H Mulyadin saat di konfirmasi melalui sambungan selulernya, Rabu (7/7/2021).

Terlepas adanya foto penampakan tersebut, Kades Cilimus mengatakan, untuk kasus Covid-19 selama dua pekan terakhir sebanyak 14 orang meninggal saat menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: HEBOH Foto Penampakan Kuntilanak Saat Pemakaman Jenazah Covid-19 di Kuningan, Begini Kata Kades

Baca juga: Kadinkes Subang Akui Ada Warganya yang Covid-19, Besoknya Meninggal, Ternyata Gara-gara Minum Ini

Baca juga: CARA Terapi Sesak Napas Karena Terpapar Covid-19, Dokter Jelaskan Baik Dilakukan Bagi Pasien Isoman

"Warga kami meninggal kebanyakan saat isoman di rumahnnya dengan perlengkapan tabung oksigen segala. Kemudian untuk warga yang sedang melaksanakan isoman hingga saat ini juga masih banyak, Karena desa kami ini zona merah," ungkapanya.

Mulyadin menyebut sangat menyayangkan kepada warga yang tak percaya Covid-19, hingga tidak sedikit mereka tidak menggunakan protokol kesehatan.

"Ya untuk tidak percaya itu ada saja, namun kami sangat menyayangkan ketika ada warganya sakit baru nyaho, mereka yang gak percaya tak mau menjenguknya. Artinya Covid-19 ini ada dan harus dilakukan pencegahan," ujarnya.

Terkait dengan pelaksanaan ibadah salat Jum'at, kata Mulyadin berpegang pada aturan pemerintah. Namun tidak sedikit ada warga yang berharap bisa dilaksanakan ibadah jumatan seperti pada umumnya.

"Ya untuk salat Jum'at besok, kami akan bahas sistem dan teknisnya bagaimana. Apakah akan tetap di Masjid Agung atau melaksanakan tersebar," ungkapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved