Breaking News:

PPKM Darurat Indramayu

Total Denda PPKM Darurat di Indramayu Terkumpul Rp 95 Juta, Disetorkan ke Kas Negara

Total pidana denda yang terkumpul saat razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat ( PPKM Darurat) di Indramayu capai Rp 95 juta

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Dok.Polsek Losarang
Sidang tindak pidana ringan atau Tipiring dalam rangka penegakan protokol kesehatan di Aula Balai Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Selasa (6/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Total pidana denda yang terkumpul saat razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat ( PPKM Darurat) di Kabupaten Indramayu mencapai Rp 95 juta.

Denda tersebut didapat selama 2 hari penerapan PPKM darurat pada 5-6 Juli 2021 dan sudah disetorkan ke kas negara.

Humas Pengadilan Negeri Indramayu, Fatchu Rochman mengatakan, denda tersebut didapat dari sejumlah toko dan minimarket karena melanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Pelanggar PPKM Darurat di Kabupaten Cirebon Langsung Disidang, Vonis Denda Rp 30 Ribu - Rp 300 Ribu

Baca juga: Hari Raya Idul Adha Masih dalam Kondisi PPKM Darurat, Berikut Penjelasan Bupati Majalengka

Mereka pun divonis bersalah saat sidang tindak pidana ringan atau Tipiting.

Penerapan sanksi ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat.

Masing-masing pemilik toko atau minimarket itu dikenakan denda sebesar Rp 5 juta atau hukuman kurungan 5 hari.

"Total ada 19 pelanggaran protokol kesehatan ditemukan dengan nilai denda seluruhnya sebesar Rp 95 juta," ujar dia, Rabu (7/7/2021).

Sementara itu, Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang mengatakan, dalam razia yang dilakukan petugas gabungan mereka terbukti tidak menyediakan sarana cuci tangan, membiarkan pembeli tidak pakai masker, serta tidak adanya alat pengukur suhu tubuh (thermogun).

Adapun, razia yustisi tersebut, disampaikan dia, personel gabungan dibagi menjadi tiga zona.

Meliputi zona timur yang dipusatkan di Kecamatan Karangampel, zona tengah di Kecamatan Losarang, dan zona barat di Kecamatan Patrol.

Dalam hal ini, Kapolres meminta agar setiap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dengan baik agar penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu bisa terus ditekan.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar membiasakan diri menjalankan Prokes demi memutus mata rantai Covid-19," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved